iklan banner Honda atas

Tercatat 27 SD Kebanjiran

Tercatat 27 SD Kebanjiran

TIRTO - Puluhan sekolah dasar di wilayah pesisir terendam banjir. Di tengah pandemi Covid-19, anak-anak belajar dari rumah sehingga tidak berangkat ke sekolah. Kabid Sarpras Dindikbud Kabupaten Pekalongan Susan Apriliani, Rabu (3/3/2021), mengatakan, di wilayah Wonokerto dari 20 SD, hanya ada tiga SD yang tidak terendam banjir. Yaitu SDN 01 Bebel, SDN 03 Bebel, dan SDN Werdi.

Sedangkan 17 SD lainnya terendam banjir. Yaitu, SDN 04 Wonokerto, SDN 01 Wonokerto Kulon, SDN 01 Pecakaran, SDN 01 Api-Api, SDN 02 Api-Api, SD Plus Baiturahman, SDN 01 Wonokerto Wetan, SDN 02 Pecakaran, SDN Pesanggrahan, SDN 02 Sijambe, SDN 01 Bebel, SDN Tratebang, SDN 02 Wonokerto Kulon, SD 01 Sijambe, SD MTQ, SD 3 Rowoyoso, dan SD 02 Werdi.

"Sekolah terdampak banjir di Kecamatan Tirto ada 10 SD," terang dia.
Yakni, SDN Jeruksari, SDN Kranding, SDN Mulyorejo, SDN Tegaldowo, SDN Karangjompo, SDN Pacar, SDN Curug, SDN Samborejo, SDN 01 Silirejo, dan SDN 02 Silirejo.

PENGUNGSI BERKURANG

Sementara itu, hingga Rabu (3/3/2021) jumlah pengungsi banjir terus berkurang seiring surutnya banjir di wilayah pesisir. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo mengatakan, pengungsi banjir di Kota Santri saat ini ada 964 jiwa.

"Ratusan warga yang mengungsi berada di 16 titik pengungsian," terang dia.

Menurutnya, 16 titik pengungsian ini tersebar di tiga kecamatan, di antaranya di Kecamatan Wiradesa, Tirto, dan Kecamatan Wonokerto.

Berdasarkan data dari BPBD, di Kecamatan Tirto ada 91 pengungsi. Mereka tersebar di Masjid Jami Tegaldowo ada 12 jiwa, rumah kades Tegaldowo ada 32 jiwa, TPS3R Tegaldowo ada 37 jiwa, dan Musala Nurul Wahab Tegaldowo 10 jiwa.

Di Kecamatan Wonokerto ada 219 orang pengungsi. Ratusan orang ini tersebar di Masjid Syuhada Rowoyoso ada 71 jiwa, Ponpes Tahfidz Al-Qur'an Al Fatah, Pesanggrahan ada 66 jiwa, Masjid Nurul Huda Wonokerto Wetan ada 70 jiwa, dan di SMPN 3 Wonokerto ada 12 jiwa.

Sedangkan di Kecamatan Wiradesa ada 654 pengungsi. Mereka mengungsi di SD Muhammadiyah 1 Bener 22 jiwa, Gedung yayasan Albayan Bener 276 jiwa, Posko Kopindo 124 jiwa, Gedung Madin Pencongan 60 jiwa, SD 2 Mayangan ada 92 jiwa, TPQ Tahsinatul Qurno' Mayangan 18 jiwa, dan Paud Khotijah Kelurahan Kepatihan ada 50 jiwa. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: