Memacu Semangat Siswa Menghafal Alquran

Memacu Semangat Siswa Menghafal Alquran

BUARAN - MI NU Buaran menggelar wisuda tahfidz yang ke-2 bagi siswa-siswi mereka kelas takhasus, sebagai upaya memotivasi anak didik untuk menjadi hafidz. Demikian disampaikan Kepala MI NU Buaran, Yulinda Karimah SPd, saat ditemui usai acara di halaman sekolah, Minggu (17/3).

FOTO - Para wisudawan MI NU Buaran serta guru berfoto bersama usai prosesi wisuda, Minggu (17/3). MALEKHA

Setidaknya, ada 21 siswa kelas takhasus, yang terdiri dari kelas 3, 4, dan 5 yang berhasil menuntaskan hafalannya di juz 30. Dengan bangga mereka berhasil melewati satu fase pembelajaran di MI NU Buaran.

"Kalau di sekolah kami, ada dua kelas ya, yaitu reguler dan takhasus. Untuk reguler sendiri khatam juz 30 bisa mereka selesaikan sampai kelas 6, namun kalau kelas takhasus harus sebelum kelas 6. Jadi nanti mereka selebihnya bisa nambah hafalan lagi," terang Linda, sapaan akrabnya.

Prosesi wisuda tahfidz menjadi salah satu terobosan pendidikan di MI NU Buaran yang mampu meningkatkan daya juang siswa dalam menghafal. Mereka berlomba-lomba ingin menampilkan hasil terbaik dari proses belajar mereka.

"Orang tua mana yang tidak bangga melihat putra-putrinya bisa mengenakan pakain wisuda dengan jadi hafidz. Dan siswa-siswi sendiri juga pasti sangat ingin bisa naik di atas panggung dengan mengenakan pakain wisuda. Kalau sudah kemaun dua arah seperti itu kita sebagai guru akan lebih mudah membimbing mereka,"terangnya.

Ia berharap, dengan adanya wisuda ini anak-anak bisa lebih mencintai Alquran, memahami dan mengamalkan dalam kehidupan mereka sehari-hari serta memberikan manfaat untuk orang lain.

Sementara itu, Ketua pelaksana, Nur Fathirotul Khimah SPd menambahkan, tahfidz menjadi salah satu kurikulum wajib bagi siswa MI NU Buaran dan menyediakan waktu khusus untuk KBM tahfidz, sebagaimana KBM mata pelajaran lain.

"Kita ada jam sendiri ya untuk tahfidz, kemudian terbantu di murojaah pagi juga. Jadi anak-anak lebih mudah hafal,"ucap Khikmah.

Dari proses tersebut, ia berharap bisa menjadi bekal bagi para siswanya yang hendak melanjutkan program tahfidz di jenjag pendidikan lebih tinggi. Sehingga mereka sudah memiliki modal awal untuk meraih mimpi mereka.(mal)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: