2023, Penanganan Jalan Tuntas
**Rakor Eksekutif bersama Legislatif
KAJEN - Guna mengetahui secara pasti penanganan jalan, DPRD Kabupaten Pekalongan bersama DPU Taru, menggelar ekspose jalan yang digelar di Ruang Rapat DPRD. Terungkap dalam kegiatan tersebut perbaikan ruas jalan dipastikan tuntas pada tahun 2023 mendatang. Kegitan itu sendiri diikuti pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan bersama Komisi III, DPU Taru Pemkab Pekalongan, Rabu (09/03/2022).
Pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan sekaligus Pimpinan Rapat Kerja, Sumar Rosul, menanyakan sejauh mana penanganan jalan Kabupaten Pekalongan di Tahun 2022. Hal itu menyusul banyak masukan dari masyarakat terkait banyaknya jalan berlubang di jalan utama maupun jalan penghubung.
"Saya lihat jalan berlubang yang ada di Kabupaten Pekalongan sudah mulai diperbaiki atau ditambal, walaupun belum semuanya. Saya minta agar perbaikan tersebut bisa dikerjakan lebih cepat agar masyarakat bisa berkendara dengan aman dan nyaman tanpa was-was ada jalan berlubang," tuturnya.
Kemudian tentang penanganan dan peningkatan jalan di Kabupaten Pekalongan tadi disampaikan per tahun 2021 sudah mencapai 72 persen. Pada tahun 2022 nanti dianggarkan Rp 92,59 Miliar untuk 157 paket ruas jalan di Kabupaten Pekalongan.
"Ini bisa cukup menangani beberapa ruas jalan di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2022 termasuk pemeliharaan rutin yang bersifat rusak ringan," ujarnya.
Namun demikian, karena jalan di Kabupaten Pekalongan cukup luas sekali sehingga ada beberapa jalan yang belum bisa tertangani di tahun 2022 ini dan masih diupayakan untuk penanganannya.
Kalau dihitung keseluruhan untuk penanganan jalan biar mencapai 100 persen dibutuhkan anggaran sekitar Rp 389 Miliar sesuai perhitungan dari DPU Taru.
"Kami meminta kepada DPU Taru Pemkab Pekalongan agar lebih pro aktif lagi mencari sumber anggaran tambahan penanganan jalan yang bersumber dari APBD Provinsi maupun APBN," pungkasnya.
Dewan berharap agar di tahun 2023 nanti ruas jalan se Kabupaten Pekalongan bisa tuntas 100 persen.
Paket pekerjaan ruas jalan ini yang harus dilakukan lelang diminta sudah dipersiapkan perencanaanya karena ada perubahan standar analisa dari Kementerian PU untuk tahun 2022 ini sehingga harus disesuaikan dan sebelum lebaran sudah mulai action penanganan jalan.
Sementara itu Kabid Bina Marga DPU Taru Pemkab Pekalongan, Al Faaruq menyampaikan bahwa di tahun 2022 ini sudah melakukan pemeliharaan rutin penanganan jalan secara bertahap.
"Untuk penanganan jalan meliputi perbaikan jalan berlubang sudah mulai dilakukan di berbagai daerah di Kabupaten Pekalongan walaupun belum semua dan baru dilakukan sekitar 50 persen karena kendala cuaca dan kendala pengadaan material," ucapnya.
Penanganan jalan juga disambung dengan proses lelang baik untuk jalan reguler maupun jalan poros dan sudah dianggarkan pada tahun ini Rp 92,59 Miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
