3 Tahun, KDRT di Batang Capai 49 Kasus.
BATANG - Angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kabupaten Batang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Di mana dalam kurun waktu 3 tahun terakhir jumlahnya mencapai sekitar 49 kasus.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, Supriyono. "Berdasarkan data laporan ke kami, untuk kekerasan seksual tahun 2018 ada 10, tahun 2019 ada 26, tahun 2020 ada 21 kasus," ujarnya, Selasa (31/8/2021).
Lalu, untuk ekploitasi anak tidak ada kasus masuk, kekerasan fisik dalam rumah tangga tahun 2018 ada 10, tahun 2019 ada 7 dan tahun 2020 ada 6 kasus. "Kasus penelantaran anak tahun 2019 ada 2, dan tahun 2020 ada 2 kasus. Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) tahun 2018 ada 3, 2019 ada 5 dan 2020 ada 20 anak," rincinya.
Dijelaskan dia, KDRT tersebut masuk dalam kategori pelecehan seksual, dan kekerasan antara dua orang yang terikat dalam hubungan pernikahan atau anggota keluarga, penelantaran anak.
Ia pun menyebut dalam kurun waktu tiga tahun sejak tahun 2018 hingga 2020 totalnya sebanyak 49 kasus. "Kasus kekerasan seksual terhadap anak banyak terjadi di Kabupaten Batang. Secara psikis mereka sudah tertekan. Takut dan tidak berani melapor, setelah berkali-kali dan terdesak mereka baru berani melapor," katanya.
Pihaknya punya wewenang untuk melakukan pendampingan juga memediasi korban dengan pelaku. Kegiatan itu dilakukan bersama Polres, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, LSM, dan RSU. "Kami terus melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan. Supaya masyarakat sadar, mau melaporkan kasus KDRT yang dialaminya. Menjelaskan bahwa itu bukan aib," tandasnya.
Sementara itu, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Batang mencatat, dari tahun 2018 hingga 2020 hanya ada tiga kasus KDRT yang diteruskan ke ranah hukum. Tahun 2018 tidak ada kasus, 2019 ada dua kasus, dan 2020 ada satu kasus. Seluruh kasus itu telah terselesaikan. (fel)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
