Panaskan Mesin Politik, DPW PKB Jateng Sosialisasikan SMS PKB ke DPC dan DPAC PKB Kabupaten Pekalongan

--
KAJEN.RADARPEKALONGAN.CO.ID - DPW PKB Jawa Tengah menggelar sosialisasi terkait hasil Muktamar PKB Tahun 2024 dan kebijakan DPP PKB serta Sistem Manajemen dan Monitoring Struktur (SMS) PKB kepada DPC dan DPAC PKB Kabupaten Pekalongan di Aula Hotel Indonesia Syariah Kuluasri, Minggu 23 Maret 2025.
Sosialisasi tersebut sekaligus untuk memanaskan mesin politik PKB untuk menyongsong pemilu 2029 nanti.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW PKB Jateng, KH. Yusuf Chudlori, Sekretaris DPW PKB Jateng sekaligus Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan, H. Asip Kholbihi, Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jateng, Abdul Hamid, Anggota DPRD Provinsi Jateng, Hj. Sumarwati, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir serta Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PKB dan Dewan Syuro dari DPC PKB Kabupaten Pekalongan dan Rois Suriah dari PCNU Kabupaten Pekalongan.
Ketua DPW PKB Jateng, KH. Yusuf Chudlori menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi SMS PKB ini bertujuan untuk memonitoring mesin PKB dan memastikan bahwa mesin PKB jalan mulai dari DPC, DPAC dan Ranting.
"Tujuan mesin itu adalah untuk pelayanan kepada masyarakat, bahwa PKB dipastikan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat, itu inti dari SMS PKB," ujarnya.
Gus Yusuf menegaskan bahwa PKB tidak perlu menunggu siklus 5 tahunan untuk memanaskan mesin politik, "Bagi PKB, selesai pemilu itu sudah masa untuk kampanye," ucapnya.
Disinggung tentang persiapan pemilu 2029 untuk Kabupaten Pekalongan, Gus Yusuf masih optimis PKB tetap akan menjadi partai pemenang.
"Saat ini kita punya Wakil Bupati, Ketua DPRD dan 14 anggota DPRD, ya minimal bisa mempertahankan tapi target bisa menambah kursi," tukasnya.
Gus Yusuf berharap bahwa ranting-ranting tetap semangat dan terus melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan H. Asip Kholbihi menyampaikan bahwa SMS PKB itu kan sistem pelaporan dan monitoring yang ditujukan kepada struktur dalam hal ini DPC.
Tiap minggu diproses oleh DPP PKB dalam 6 dimensi, yakni berkaitan dengan kiprah pengurus DPC PKB dan seluruh jajarannya. Kalau legislatif di sistem namanya simpel, semua dalam rangka kontrol kinerja DPC.
"Alhamdulillah progres terakhir DPC PKB Kabupaten Pekalongan hasilnya bagus, sekarang kita peningkatan di 5 dimensi, dimana dimensi ini berkaitan dengan penataan organisasi dari ranting sampai ke pemerintah kita terhadap persoalan yang ada dimasyarakat," ungkapnya.
Asip menyampaikan bahwa kehadiran Gus Yusuf untuk memberikan pengarahan agar PKB terus bergerak tidak menunggu 5 tahunan yang seperti dilakukan oleh partai lain.
"Sekarang kita harus profesional, kader PKB harus hadir dimasyarakat, membantu persoalan seperti kemarin terjadi bencana alam di Petungkriyono dan banjir di daerah bawah. Alhamdulillah kader PKB dengan segala kekuatan yang dimiliki terjun, begitu juga tiap hari kita melakukan pendampingan berbagai tempat dan berbagai acara. Ini adalah bentuk nyata kontribusi kader PKB kepada masyarakat Pekalongan. Apalagi kali ini, politik PKB punya ketua DPRD dan wakil Bupati. Itu kita akan mendorong muara dari kebijakan bisa berorientasi kepada masyarakat luas. Sehingga tugas kita menghantarkan kesejahteraan akan terwujud," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: