iklan banner Honda atas

51 Polisi Dicek Urine Mendadak

51 Polisi Dicek Urine Mendadak

**Cegah Penyalahgunaan Narkoba

KAJEN - Guna mengantisipasi penyalahgunaan narkoba, Polres Pekalongan menggelar cek urine secara mendadak di Halaman Sipropam Polres Pekalongan, Rabu (24/02/2021). Sebanyak 51 polisi dari berbagai satuan dilakukan cek urine mendadak. Tes urine digelar di Halaman Kantor Sipropam Polres Pekalongan.

Pantauan Radar, tes urine mendadak tersebut dilakukan usai apel pagi di halaman Mapolres. Dari ratusan personil, Polres melakukan tes urine secara acak dari Satuan Narkoba, Intelkam, Sat reskrim dan Satlantas Polres Pekalongan.

Hal itu dibenarkan Kasi Propam, Iptu Mustajab. Ia menegaskan tes urine dilaksanakan secara mendadak guna mengantisipasi keterlibatan anggota dalam peredaran narkoba.

"Jadi semua anggota dari semua unsur mulai dari Satuan Narkoba, Reskrim, Lantas hingga tingkat Polsek hari ini (kemarin, red) kita lakukan tes urine,"katanya.

Ditegaskan Kasi Propam, kegiatan test urine tersebut sengaja dilaksanakan secara mendadak tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada para anggotanya. Kegiatan ini dilakukan guna mendeteksi kemungkinan adanya oknum anggota yang mengonsumsi narkoba sehingga bisa diketahui.

"Kita laksanakan test urine secara mendadak kepada sejumlah anggota. Kegiatan ini sengaja kita laksanakan di sela pelaksanaan apel pagi tanpa terlebih dahulu ada pemberitahuan,"tegasnya.

Diterangkan, dalam pelaksanaan tes urine dilakukan terhadap 51 anggota Polres Pekalongan yang dipilih secara acak. Pemeriksaan dilakukan oleh tim kesehatan bersama Satuan Narkoba Polres Pekalongan dan diawasi secara ketat oleh Provos.

Apabila ditemukan anggota yang positif, lanjutnya, maka pihaknya tak akan segan-segan memberikan tindakan apalagi diketahui anggota yang terbukti mengonsumsi narkoba. Hal ini juga tindaklanjut ancaman atau perintah langsung Kapolri untuk menindak tegas oknum anggota Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba termasuk mengonsumsinya.

"Kapolri sudah sangat tegas memerintahkan apabila ditemukan anggota Polri yang mengonsumsi atau mengedarkan narkoba, sanksinya diberhentikan dengan tidak hormat dan dipidanakan. Itu yang menjadi salah satu dasar pelaksanaan test urine secara mendadak yang kita laksanakan hari ini," katanya.

Dijelaskan, test urine dilaksanakan dengan menggunakan alat (test kit) yang tingkat akurasinya tinggi yakni mencapai 99 persen. Selain itu, hasilnya pun bisa diketahui dalam jangka waktu yang sangat cepat yakni satu menit setelah dilakukan pemeriksaan sehingga sulit untuk disembunyikan.

Namun dari tes urine ia mengaku bersyukur karena berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara acak kepada 51 anggota Polri, tak ada satu pun yang menunjukan hasil positif.

"Untuk kegiatan test urine yang dilakukan secara mendadak ini, tidak hanya dilakukan kali ini saja, Namun untuk waktunya, tentunya tidak akan dipastikan karena kegiatan ini akan dilaksankan secara dadakan. " (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: