iklan banner Honda atas

Dramatis! Polisi Evakuasi 5 Lansia Terjebak Banjir di Pait, 3 Orang dalam Kondisi Stroke

Dramatis! Polisi Evakuasi 5 Lansia Terjebak Banjir di Pait, 3 Orang dalam Kondisi Stroke

Polisi mengevakuasi lansia yang menderita stroke dari kepungan banjir di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 17 Januari 2026.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Aksi heroik dilakukan jajaran Polres Pekalongan saat mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 17 Januari 2025.

Petugas berjibaku menerjang genangan air demi menyelamatkan lima orang lanjut usia (lansia) yang tertahan di dalam rumah.

Proses evakuasi berlangsung emosional lantaran kondisi para lansia tersebut sangat memprihatinkan. 

Dari lima lansia yang diselamatkan, tiga di antaranya dalam keadaan sakit stroke, sehingga petugas harus menggendong dan menggunakan alat bantu untuk mengeluarkan mereka dari kepungan air.

Kapolsek Sragi AKP Turkhan, yang ikut langsung mengevakuasi memastikan seluruh warga rentan menjadi prioritas utama tim gabungan di lapangan.

Baca juga:Polisi Evakuasi Puluhan Warga Terdampak Banjir di Siwalan Pekalongan

"Hari ini kami fokus melakukan evakuasi terhadap warga lansia di Desa Pait yang rumahnya terendam banjir cukup tinggi," kata dia. 

Disebutkan, total ada lima lansia yang berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. "Kondisinya cukup sulit karena tiga diantaranya menderita stroke," ujar AKP Turkhan. 

AKP Turkhan menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan tim medis dan keluarga, empat lansia dibawa ke posko pengungsian utama untuk mendapatkan perawatan dan pengawasan petugas. Namun, ada satu lansia yang membutuhkan perhatian khusus karena menderita stroke berat.

"Untuk empat orang kami arahkan ke lokasi pengungsian yang sudah disiapkan," katanya. 

Namun, lanjut dia, ada satu lansia yang menderita stroke berat. Atas permintaan dan kesepakatan keluarga, lansia ini dievakuasi ke rumah kerabatnya yang tidak terdampak banjir agar mendapatkan perawatan lebih intensif.

Kondisi banjir di Desa Pait hingga Sabtu sore terpantau masih tinggi akibat luapan sungai. 

AKP Turkhan menegaskan, personel Polsek Sragi akan terus bersiaga di titik-titik rawan untuk memantau warga yang masih memilih bertahan di rumah.

"Kami imbau warga untuk tidak memaksakan bertahan jika kondisi air terus naik, terutama bagi keluarga yang memiliki anggota lansia atau anak kecil. Personel kami siap 24 jam untuk membantu proses evakuasi kapan pun dibutuhkan," tandas AKP Turkhan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait