Bukit Longsor di Desa Bubak Kandangserang, Terjang 3 Rumah Warga
Polisi menyisiri area terdampak longsor di Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jumat, 7 Februari 2026.-Hadi Waluyo-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan sejak Jumat siang, 6 Februari 2026, memicu terjadinya tanah longsor di Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang.
Material tanah dan batu dilaporkan sempat menerjang tiga rumah warga dan memutus akses jalan desa. Desa di wilayah pegunungan ini juga diterjang banjir limpasan dari area persawahan di desa itu.
Merespons laporan tersebut, personel Polsek Kandangserang segera bergerak cepat ke lokasi guna memastikan keselamatan warga dan mendata dampak kerusakan di area pemukiman yang berada tepat di bawah lereng bukit tersebut.
Kasubsi Penmas Sihumas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito, mengatakan, longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat selama hampir dua jam.
"Longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dipicu curah hujan yang tinggi sejak pukul 13.30 WIB," terang dia.
Baca juga:Tanah Gerak Guncang Desa Bubak Kandangserang, 2 Rumah Warga Rusak
Bukit yang berjarak sekitar 30 meter dari pemukiman longsor, membawa material batu dan tanah yang masuk ke dalam tiga rumah warga serta menutup akses jalan utama desa," ujar Ipda Warsito saat dikonfirmasi.
Berdasarkan pengecekan petugas di lapangan, tiga rumah yang terdampak material longsor adalah milik Sukri (58), Maroh (55), dan Muslih (60).
Beruntung, meski material tanah masuk hingga ke dalam rumah, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan dalam musibah ini.
Meski demikian, pihak kepolisian mengambil langkah tegas dengan meminta para pemilik rumah untuk segera mengosongkan hunian mereka sementara waktu.
"Kami sudah memberikan imbauan kepada Bapak Sukri, Bapak Maroh, dan Bapak Muslih agar sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Hal ini sangat krusial untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, mengingat kondisi tanah masih labil dan cuaca belum sepenuhnya stabil," tambahnya.
Sementara itu, jalan desa yang tertutup material masih belum bisa dilalui kendaraan secara normal.
Ipda Warsito menyebutkan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bubak untuk melakukan langkah pembersihan massal.
"Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Sabtu pagi tadi dilaksanakan kerja bakti gabungan antara Polri, TNI, dan warga untuk membersihkan material tanah serta batu yang menutup jalan dan rumah warga," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
