iklan banner Honda atas

Tebing Longsor Hantam Rumah Warga di Desa Krandegan Paninggaran

Tebing Longsor Hantam Rumah Warga di Desa Krandegan Paninggaran

Tebing longsor hantam dapur rumah milik Abdul Ghofar (45), seorang petani di Desa Krandegan, Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Jumat petang, 6 Februari 2026.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Diguyur hujan deras, sebuah tebing di Dukuh Jurang Kulon, Desa Krandegan, Kecamatan Paninggaran, longsor dan menghantam bagian dapur rumah warga, Jumat petang, 6 Februari 2026. 

Guna melakukan pendataan dan memastikan tidak ada korban jiwa yang tertimbun material tanah, Polsek Paninggaran langsung mendatangi lokasi begitu mendapatkan laporan dari pemerintah desa setempat.

Kapolsek Paninggaran AKP Bambang Tunggono, menerangkan, tebing longsor itu menimpa rumah milik Abdul Ghofar (45), seorang petani setempat. Beruntung, saat kejadian penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.

"Curah hujan yang sangat tinggi sejak sore hari menyebabkan tanah tebing di belakang rumah korban labil hingga akhirnya longsor dan menimpa bagian dapur," ujar AKP Bambang Tunggono, dikonfirmasi, Sabtu, 7 Februari 2026.

Melihat kondisi tanah yang masih basah dan potensi longsor susulan, pihak kepolisian mengambil langkah preventif dengan meminta pemilik rumah mengungsi sementara waktu.

Baca juga:Bukit Longsor di Desa Bubak Kandangserang, Terjang 3 Rumah Warga

"Kami telah memberikan imbauan tegas kepada Bapak Abdul Ghofar dan keluarganya untuk tidak menempati rumah tersebut sementara waktu. Mereka kami minta tinggal di rumah kerabat terdekat," tambahnya.

AKP Bambang menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi lintas sektoral dengan menggandeng TNI dari Koramil, pihak kecamatan, BPBD, serta Pemerintah Desa Krandegan untuk penanganan lebih lanjut.

Meski personel gabungan sudah berada di lokasi sejak Jumat malam, proses pembersihan material tanah dan bebatuan tidak bisa dilakukan secara maksimal pada malam kejadian. Hal ini disebabkan oleh faktor cuaca dan risiko keselamatan bagi para petugas di lapangan.

"Semalam pembersihan kami hentikan sementara dengan mempertimbangkan keselamatan petugas dan warga. Kondisi saat itu masih hujan dan gelap, sangat berisiko jika ada pergerakan tanah susulan. Anggota kami bersama Koramil dan BPBD tetap bersiaga di lokasi aman untuk memantau situasi," jelas AKP Bambang.

Pada Sabtu pagi, 7 Februari 2026, tim gabungan bersama masyarakat setempat kembali melanjutkan kerja bakti pembersihan sisa longsoran seiring dengan cuaca yang mulai cerah. 

Polsek Paninggaran terus mengingatkan warga di wilayah perbukitan untuk tetap waspada, terutama saat hujan turun lebih dari dua jam berturut-turut. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait