iklan banner Honda atas

Salon Bigboss Milik Fadia Disegel KPK, Diduga Tempat Beroperasinya PT RNB

Salon Bigboss Milik Fadia Disegel KPK, Diduga Tempat Beroperasinya PT RNB

KPK menyegel Bigboss Salon yang diduga milik keluarga Fadia Arafiq dan diduga menjadi tempat beroperasinya PT RNB.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Salon bernama Bigboss Salon yang diduga milik keluarga Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca penggeledahan selama empat hari berturut-turut di Kota Santri.

Sebelumnya, salon yang berada di tepi Jalan Raya Nyamok, Kota Kajen, Kabupaten Pekalongan ini segelnya hanya dalam pengawasan KPK. Namun, pasca digeledah, statusnya naik menjedi disegel KPK.

Pasalnya, salon milik Fadia itu diduga menjadi tempat operasi PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), perusahaan pemenang pengadaan outsourcing di Kabupaten Pekalongan yang kasusnya ditangani KPK.

Pantauan Radar, Kamis, 12 Maret 2026, segel KPK masih terpasang di pintu salon. Bahkan, segel juga terpasang di pagar gerbang salon tersebut. Ada pula garis KPK di gerbang salon.

Agus Bambang (56), warga setempat, mengatakan, paska OTT Fadia di Semarang, pintu masuk salon itu ditempeli sesuatu oleh KPK. Sejak itu, tak ada aktivitas yang terlihat di salon tersebut. 

Baca juga:Pemkab Pekalongan Putus Kontrak PT RNB, Pastikan Gaji 295 Tenaga Outsourcing Tetap Dibayar

"Salon ini tutup sejak Selasa pagi, tanggal 3 Maret, malamnya Bu Fadia ditangkap KPK. Selasa pagi, pintu bangunan salon ada tulisannya. Cuma tidak tahu tulisan apa dari KPK," ungkapnya.

Rumah Agus, berada tidak jauh dari salon, sehingga jika ada aktivitas yang menonjol, dirinya bisa langsung melihat.

"Hari Minggu kalau tidak salah ada penggeledahan KPK. Setelah itu, tidak hanya pintu bangunan, pintu gerbang pun, disegel KPK dan ada garis KPK, warna hitam dan merah itu," kata Agus.

Menurutnya, pada hari Minggu itu ada beberapa mobil Innova. "Dari KPK yang saya dengar. Warga pada keluar melihat," katanya.

Dia juga bercerita salon ini merupakan tempat Direktur PT RNB, Rul Bayatun, berkantor. Rul Bayatun juga salah satu orang yang diduga menerima aliran dana terkait kasus ini.

"Dugaan kenapa masih disegel, karena aktivitas selain salon juga untuk PT RNB. Ibu-ibu si siapa namanya Rul itu biasa di salon dan berkantor di salon, sebelum ramai-ramai KPK," ungkapnya.

"Kalau yang cafe resto BigBoss, tidak disegel. Hanya pernah didatangi petugas KPK," katanya.

Seperti diketahui, PT Raja Nusantara Berjaya adalah perusahaan penyedia jasa outsourcing milik keluarga eks Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang saat ini menjadi pusat penyelidikan kasus korupsi oleh KPK. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: