iklan banner Honda atas

Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal, Hakim Wasmat Kunjungi Lapas Pekalongan

Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal, Hakim Wasmat Kunjungi Lapas Pekalongan

Lapas Kelas IIA Pekalongan menerima kunjungan kegiatan pengawasan dan pengamatan terhadap warga binaan oleh Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat), Selasa siang, 12 Mei 2026.-Istimewa-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekalongan menerima kunjungan kegiatan pengawasan dan pengamatan terhadap warga binaan oleh Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat), Selasa siang, 12 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara Lapas Pekalongan.

Kegiatan pengawasan dan pengamatan ini dipimpin langsung oleh Hakim Wasmat dari Pengadilan Negeri Kota Pekalongan, Rino Ardian Wigunadi, beserta jajaran staf. 

Sebanyak tujuh orang warga binaan mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses pengawasan terhadap pelaksanaan pembinaan dan kondisi warga binaan selama menjalani masa pidana di dalam lapas.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Pengawasan dan pengamatan yang dilakukan bertujuan untuk memastikan proses pembinaan berjalan dengan baik serta hak-hak warga binaan tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:Kalapas Pekalongan dan Pemkot Matangkan Kerja Sama Pembinaan Warga Binaan

BACA JUGA:Warga Binaan Lapas Pekalongan Tekuni Keterampilan Menjahit sebagai Bekal Mandiri

Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan dan pengamatan oleh Hakim Wasmat merupakan bagian penting dalam sistem pemasyarakatan. 

“Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara Lapas dan aparat penegak hukum dalam memastikan proses pembinaan warga binaan berjalan sesuai aturan dan tujuan pemasyarakatan,” ujar Teguh.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan pengamanan dan pendampingan dari petugas Lapas Pekalongan. Hasil pelaksanaan kegiatan selanjutnya akan dilaporkan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bahan monitoring dan evaluasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait