Dirgahayu Batang Atas
iklan banner Honda atas

Lapas Pekalongan Jalin Sinergi dengan Disdukcapil, Optimalkan Data Kependudukan Warga Binaan

Lapas Pekalongan Jalin Sinergi dengan Disdukcapil, Optimalkan Data Kependudukan Warga Binaan

Lapas Kelas IIA Pekalongan menjalin sinergi dengan Disdukcapil Kota Pekalongan untuk optimalisasi data kependudukan warga binaan, Kamis, 30 April 2026.-Istimewa-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan terus memperkuat sinergi lintas instansi guna meningkatkan akurasi data kependudukan bagi warga binaan. 

Upaya ini diwujudkan melalui koordinasi antara Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekalongan, Tjuk Kushindarto, Kamis, 30 April 2026.

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis, meliputi perekaman data kependudukan, pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK), hingga pemanfaatan data kependudukan untuk mendukung pembinaan warga binaan.

Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi agar seluruh warga binaan memiliki identitas kependudukan yang valid dan terintegrasi dalam sistem nasional.

“Pemenuhan data kependudukan yang lengkap dan akurat sangat penting, tidak hanya untuk tertib administrasi, tetapi juga sebagai dasar dalam pemberian hak-hak warga binaan, seperti layanan kesehatan, program pembinaan, hingga integrasi sosial,” ujarnya.

BACA JUGA:Inovasi Sadarling, Lapas Pekalongan Gencarkan Edukasi dan Deteksi Dini Kesehatan

BACA JUGA:Tasyakuran HBP ke-62, Lapas Pekalongan Beri Penghargaan dan Apresiasi ke Mitra

Menurutnya, kerja sama dengan Disdukcapil menjadi langkah konkret untuk memastikan seluruh warga binaan mendapatkan akses perekaman dan pemadanan NIK secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Pekalongan, Tjuk Kushindarto, menyambut baik inisiatif tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk mendukung proses perekaman KTP elektronik, khususnya bagi warga binaan yang belum memiliki data atau mengalami ketidaksesuaian identitas.

“Selain perekaman, kami juga akan membantu verifikasi dan validasi data agar sesuai dengan database kependudukan nasional,” jelasnya.

Kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan data kependudukan secara terbatas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, guna menunjang pelayanan dan pembinaan di dalam Lapas.

Dengan tersedianya data yang valid dan terintegrasi, diharapkan proses administrasi menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Sinergi ini sekaligus menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan pemasyarakatan di Kota Pekalongan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait