Aksi Protes Warnai Musancab PDI-P Batang, Puluhan Kader Lepas Seragam dan Walkout
Salah seorang peserta Musancab PDI Perjuangan Batang melepas pakaian partai yang dia kenakan sebagai aksi protes atas sikap pengurus DPC l.-Istimewa -
BATANG - Gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak DPC PDI Perjuangan Kabupaten BATANG yang berlangsung di Gringsing pada Jumat (22/5/2026) diwarnai aksi tidak biasa.
Puluhan pengurus ranting melepas atribut partai dan meninggalkan lokasi rapat sebagai bentuk kekecewaan terhadap hasil pemilihan ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Batang.
Mantan pengurus PAC Kecamatan Batang, Kriswanto, mengungkapkan bahwa akar persoalan berasal dari terpilihnya sosok yang dianggap bukan kader organik partai.
Menurut dia, figur yang menang justru dinilai sebagai kader "titipan" tanpa rekam jejak yang jelas di PDI Perjuangan.
BACA JUGA:Kelengkeng Batang Tembus Pasar Toko Modern, Petani Siap Pasok 5 Ton per Minggu
BACA JUGA:451 Kasus TBC Tercatat di Batang hingga Mei 2026, Warungasem Tertinggi
“Ranting menginginkan ketua PAC dari kader murni, bukan dari orang yang tidak jelas. Yang terpilih bahkan belum pernah terlibat sama sekali dengan partai, tapi tiba-tiba diangkat. Ini yang membuat teman-teman kecewa,” ujar Kriswanto di depan kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang.
Kriswanto menyebut, dari sekitar 50 peserta yang hadir, hampir seluruh pengurus ranting ikut dalam aksi walkout dan melepas seragam.
Kriswanto menyayangkan keputusan DPC dan DPD yang dinilai tidak mengutamakan kader yang telah lama berjuang di akar rumput.
Senada dengan itu, Nurhadi, Ketua Ranting Desa Denasri Wetan, memperlihatkan dokumen struktur kepengurusan ranting sebagai bukti legalitas mereka.
Nurhadi menegaskan bahwa sikap menolak hasil Musancab merupakan bentuk aspirasi dari tingkat bawah yang merasa diabaikan oleh keputusan sepihak struktural di atas.
Meski kecewa, Kriswanto menegaskan dirinya tetap berada dalam naungan PDI Perjuangan. Namun, ia mengaku tidak lagi bisa bergerak maksimal untuk menggalang massa seperti sebelumnya.
Para pengurus yang melakukan protes juga menyatakan tidak akan melayangkan surat resmi ke DPD Provinsi. Alasannya, perwakilan DPD yang hadir langsung di lokasi dinilai telah menyaksikan sendiri dinamika dan aksi walkout tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak PAC terpilih maupun pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang belum memberikan keterangan resmi terkait kelanjutan hasil musyawarah yang memicu gelombang protes tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
