SEMARANG – Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuai banyak apresiasi dari peserta. Berkat program tersebut, perjalanan mudik dan balik rantau jadi aman dan nyaman.
Bahkan, rasa aman juga dirasakan oleh keluarga yang mengantarkan peserta balik rantau gratis.
Salah seorang warga warga Simongan, Kota Semarang Kota Semarang, Tyas menyatakan, telah mengantarkan anaknya Aurelia untuk kembali marantau ke Jakarta melalui program tersebut.
Tyas mengisahkan, anaknya kehabisan tiket kereta. Beruntung, ada informasi program mudik dan balik gratis ke Jawa Tengah. Sehingga, anaknya dan keluarganya, bisa pulang silaturahmi saat Lebaran.
BACA JUGA:Silaturahmi dengan Ulama, Ahmad Luthfi Diminta Terus Memuliakan Rakyat
BACA JUGA:Mudik Balik Bareng Honda 2026: Peserta Asal Grobogan Akui Sangat Terbantu dan Hemat Biaya
"Terima kasih dengan acara ini masyarakat bisa beraktivitas, dengan aman dan aman," terang Tyas, usai mengantarkan anaknya mengikuti Program Balik Rantau Gratis 2026 Pemprov Jateng, di Terminal Mangkang, Sabtu, 28 Maret 2026.
Pemudik lainnya Kristianti memberikan apresiasi kepada pemerintah yang peduli dengan perantau. Ia merasa terbantu dengan program ini. Karena bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
"Terima kasih dan sangat terbantu, senang pokoknya. Semoga kami sampai Jakarta dengan selamat dan kembali bekerja. Semoga kita jumpa kembali di mudik gratis tahun depan," kata warga Kabupaten Semarang ini.
Pada Sabtu, 28 Maret 2026, Pemprov Jateng kembali melepas pemudik untuk kembali ke Jakata melalui Program Balik Rantau Gratis 2026. Terdapat tiga titik pemberangkatan, yaitu di Asrama Haji Donohudan, Terminal Mangkang Kota Semarang dan Terminal Bulupitu, Kabupaten Banyumas.
Acara ini dibuka serentak oleh Gubernur Jawa Tengah di Asrama Haji Donohudan, yang diikuti secara daring oleh peserta di Terminal Bulupitu dan Terminal Mangkang.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, yang mengikuti acara dari Terminal Mangkang mengatakan, peserta balik gratis di Terminal Mangkang sebanyak 550 orang, akan kembali ke Jakarta menggunakan 11 armada. Mereka berasal dari Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kabupaten Jepara.
Sumarno juga melakukan flag off serta menyapa pemudik di atas bus. Dia memberikan semangat kepada para pemudik agar bekerja dengan baik untuk mendapatkan rejeki yang halal dan berkah bagi keluarganya.
Sumarno mengatakan, melalui program ini diharapkan membantu kenyamanan peserta agar bisa melakukan perjalanan dengan nyaman.
"Kebahagiaan bertemu keluarga ini bisa menjadi penyemangat mereka untuk mencari nafkah di tempat perantauan," jelasnya.