"Dinas KB saat ini tidak memiliki kepala dinas. Sekretaris dinasnya juga tidak ada. Kepala bidangnya tinggal satu orang dari total empat posisi Kabid," ungkapnya.
Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan agar sejumlah jabatan strategis dapat segera diisi tanpa harus menunggu seluruh proses seleksi JPT selesai.
Menariknya, jumlah kekosongan jabatan saat ini masih berpotensi bertambah. Sebab ketika jabatan Eselon II telah terisi, sejumlah pejabat Eselon III A berpeluang naik promosi sehingga meninggalkan kursi kosong di level bawah.
"Ketika posisi JPT sudah terisi, maka kekosongan jabatan Eselon III A justru akan bertambah. Bukan lagi 12, bisa menjadi lebih banyak karena ada pejabat yang naik jabatan," ujarnya.