Truk Angkut 6,3 Ton Getah Pinus Milik Perhutani Terguling di Lebakbarang

Rabu 12-08-2026,07:48 WIB
Reporter : Hadi Waluyo
Editor : Dony Widyo

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Truk bermuatan 6.380 kilogram getah pinus milik Perhutani terguling di ruas Jalan Cembang, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa, 11 Agustus 2026. Kecelakaan tersebut terjadi saat truk melintasi jalan yang menanjak.

Kapolsek Lebakbarang Iptu Daryanto, dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Truk bernomor polisi D 8059 U itu dikemudikan Danuri (34), warga Kecamatan Lebakbarang.

"Truk bermuatan getah pinus tersebut melintas di ruas Jalan Cembang dalam kondisi jalan cukup menanjak. Kendaraan diduga tidak kuat menanjak sehingga kehilangan keseimbangan dan akhirnya terguling di badan jalan," kata Daryanto.

Truk tersebut diketahui membawa 6.380 kilogram getah pinus dari wilayah Kumenyep dan rencananya dibawa menuju Pabrik Gondo PPCI, Kabupaten Pemalang. Getah pinus tersebut merupakan milik Perhutani RPH Kapundutan, BKPH Karanganyar.

Baca juga:Rumah Warga Desa Ambokembang Dibakar, Pemilik Rumah Sempat Lihat 2 Orang Misterius

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berdatangan ke lokasi dan melaporkannya kepada anggota Polsek Lebakbarang.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kejadian diperkirakan mencapai Rp45 juta.

"Untuk korban jiwa nihil. Saat ini personel TNI, Polri bersama warga membantu proses evakuasi kendaraan dan membersihkan getah pinus yang tumpah di jalan," jelasnya.

Akibat truk terguling dan melintang di badan jalan, ruas Jalan Raya Lebakbarang menuju Desa Sidomulyo untuk sementara belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Polisi melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar lokasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan. Pengguna jalan juga diimbau berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

"Kami mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lokasi. Evakuasi dilakukan sesegera mungkin agar akses jalan dapat kembali normal," ujar Daryanto.

Kategori :