Dramatis! Kebakaran di BRD Residence Pekalongan, Juragan Batik Terjebak Api dan Selamat Setelah Jebol Atap
Petugas Damkarmat Kota Pekalongan berjuang memadamkan kobaran api yang menghanguskan rumah dan gudang batik di Perumahan BRD Residence, Kelurahan Pringrejo, Pekalongan Barat, Selasa (11/8/2026) malam.--
PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Kebakaran hebat terjadi di Perumahan BRD Residence Blok J5 Nomor 4, RT 05 RW 20, Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Selasa malam, 11 Agustus 2026.
Kebakaran tersebut menghanguskan dua unit rumah tinggal yang juga difungsikan sebagai tempat usaha batik dan gudang milik juragan batik muda, Erwin Darma Setiawan (33).
Selain meludeskan bangunan rumah, tempat usaha, dan tumpukan kain batik siap jual, kebakaran juga menghanguskan satu unit mobil Mitsubishi Xpander, satu unit sepeda motor listrik, serta sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Kapolsek Pekalongan Barat Kompol Slamet Mustamto, S.H., M.H., melalui Panit Reskrim Ipda Mohammad Mashulin Amjad, S.H., M.H., menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.15 WIB.
Saat kejadian, Erwin sedang berada di dalam kamar bersama istri dan seorang anaknya. Suasana malam mendadak berubah mencekam ketika korban mendengar suara aneh dari luar rumah.
"Korban mendengar suara 'kretak-kretak' dari luar rumah. Ketika korban bersama istrinya mengecek ke luar, kobaran api sudah terlihat membesar di area pranggok di depan rumah," ujar Ipda Mashulin Amjad saat dikonfirmasi, Rabu, 12 Agustus 2026.
Terjebak di Tengah Kobaran Api
Melihat api mulai membesar, Erwin dan istrinya panik. Keduanya berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Teriakan tersebut didengar tetangga yang langsung berhamburan keluar rumah untuk memberikan pertolongan.
Warga kemudian membantu menggendong anak korban dan membawanya menjauh dari lokasi kebakaran. Warga juga sempat menyelamatkan satu unit sepeda motor dari dalam rumah.
Namun, situasi semakin kritis ketika Erwin kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharga dan aset usahanya.
Banyaknya tumpukan kain batik dan material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan menutup akses keluar utama rumah.
Erwin akhirnya terjebak di dalam rumah yang telah dikepung kobaran api.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

