Hasan Basri: Kembali Mengabdi untuk Karanganyar

Jumat 16-10-2026,08:26 WIB
Reporter : Dony Widyo
Editor : Dony Widyo

*Calon Kades Karanganyar

TIRTO — Delapan tahun bukanlah waktu yang singkat. Bagi Hasan Basri, yang selama satu periode memimpin Desa Karanganyar dan kini kembali mencalonkan diri, rentang masa itu bukan sekadar angka di kalender. Ia adalah saksi karya nyata yang dibangun bersama warga, di atas landasan kebersamaan dan kepercayaan.

Kini, didampingi istrinya, Siti Rahma, Hasan Basri kembali melangkah ke tengah masyarakat. Bukan dengan janji-janji baru yang berlebihan, melainkan berbekal fondasi yang telah kokoh ia bangun bersama warga Karanganyar selama ini.

Dukungan yang terus mengalir kepadanya lahir bukan dari seruan kampanye yang gaduh, melainkan dari karya yang dirasakan warga setiap hari.

Selama delapan tahun, puluhan program telah terlaksana. Empat ribu sertifikat tanah telah diserahkan kepada warga. Ribuan meter jalan lingkungan dan jalan usaha tani telah dikeraskan.

BACA JUGA:Pendaftaran Pilkades Karanggondang Heboh! Diiringi Massa, Rudi Prawiro Ungkap Gebrakan Besar Jika Terpilih

BACA JUGA:Pekan Maulid dan Milad ke-19 Ponpes Uswatun Khasanah

Enam jembatan baru menghubungkan warga di berbagai penjuru desa. Balai Desa yang semula berukuran 90 meter persegi kini berkembang menjadi 1.100 meter persegi, menjadi pusat pelayanan yang lebih layak.

Saluran sanitasi sepanjang 1.500 meter telah terbangun, serta 50 titik penerangan jalan umum telah terpasang di berbagai pelosok desa.

Pembangunan tak berhenti pada infrastruktur fisik. Kesenian lokal Karanganyar berhasil meraih penghargaan nasional Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Warga mendapat pendampingan kesehatan gratis hingga ke Semarang, serta bantuan hukum tanpa biaya. Delapan kali Sedekah Bumi digelar secara terbuka tanpa memungut iuran dari masyarakat.

Dana Desa dikelola secara efisien, dan realisasi bantuan luar senilai miliaran rupiah terselesaikan dengan tertib dan akuntabel.

Menjelang berakhirnya masa jabatan pada 28 Desember 2026, Hasan Basri menawarkan enam prioritas utama untuk periode ke depan: mempercepat perbaikan jalan desa, menuntaskan penanganan rumah tidak layak huni, meningkatkan pelayanan kesehatan, mengoptimalkan peran pemuda dan Karang Taruna, mendorong tumbuhnya usaha rintisan berbasis masyarakat, serta memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi lingkungan.

"Kami tidak menawarkan sesuatu yang belum pernah kami kerjakan," ujar Hasan Basri dengan tenang. "Yang sudah berjalan akan kami tingkatkan. Yang belum terjangkau akan kami usahakan. Semata-mata untuk Karanganyar yang semakin sejahtera."

Baginya, desa bukan sekadar wilayah yang dipimpin. Desa adalah bagian dari hidup dan kehidupan itu sendiri:

"Desaku, engkau adalah hidupku. Cita-cita jiwaku dan sepasang mataku. Engkau seperti orang tuaku — yang ketiga setelah ayah dan ibuku."

Kategori :