Pegadaian Dampingi UMKM Sambung Hidup Kala Dihimpit Covid-19

Kamis 29-04-2021,17:05 WIB

Senyum mengambangkan terlihat dalam guratan wajah Siti Mundrikah, saat melihat aktivitas di toko kelontongnya yang berada di Desa Ujungnegoro Kandeman Batang. Perlahan usaha yang sudah dirintis sejak lama ini mulai bangkit kembali usai sempat terdampak Covid-19.

Ia sendiri tak pernah mengira, pandemi ini bisa berdampak besar pada usaha kelontong dan material yang ia geluti. Bahkan ia sempat harus merumahkan tiga karyawannya pada Mei 2020. Kala itu, dampak pandemi yang berawal di Wuhan Cina ini berdampak pada penurunan omzet usahanya, bahkan menurun drastis sekitar 75-85 persen. Belum ditambah masih adanya beban kredit modal usaha yang harus ia keluarkan tiap bulannya.

"Terus terang saya kaget dengan adanya Covid-19 ini. Kami tidak siap, sehingga akhirnya kami putuskan untuk merumahkan sementara tiga karyawan kami, karena kami juga masih menghemat pengeluaran untuk putaran modal usaha," ungkapnya saat diwawancarai Radar Pekalongan, Kamis (29/4/2021).

Beruntung, ia terpilih menjadi salah satu nasabah Pegadaian Cabang Batang yang mendapatkan Restrukturisasi pembayaran kredit. Dengan bantuan tersebut ia diberikan keringanan penundaan pembayaran setoran hingga enam bulan.

"Saya memang sudah sejak tiga tahun lalu mengajukan pinjaman modal ke pegadaian cabang Batang. Dan di tengah pandemi ini Alhamdulillah diberikan bantuan keringanan. Dengan keringanan tersebut uang yang digunakan untuk setoran kami jadikan tambahan modal, alhamdulillah saat itu usaha kami mulai bangkit perlahan," jelasnya.

Berkat bantuan restrukturisasi ini pula, Desember ia mulai kembali merekrut pekerja yang dirumahkan. Ia senang akhirnya bisa bekerja bersama dengan orang-orang yang sudah menemani perjuangan usahanya sedari dulu.

"Alhamdulillah akhir tahun bisa kembali memperkerjakan karyawan kami yang dirumahkan. Mereka sebenarnya sudah kami anggap sebagai keluarga sendiri. Apalagi mereka sudah menemani usaha kami dari lama. Kami juga berterima kasih ke pegadaian yang sudah membantu kami menyambung hidup, bahkan menyambung hidup orang-orang di sekitar kami," pungkasnya.

Perwakilan Pegadaian Cabang Batang, Puguh Haryo Nugoroho menjelaskan, ada banyak program restrukturisasi dari Pegadaian yang diberikan ke nasabah. Di Batang sendiri ada sekitar 124 UMKM yang mendapatkan program bantuan restrukturisasi dan subsidi modal.

"Program ini sebagai komitmen Pegadaian dalam pemulihan ekonomi UMKM pasca Covid-19. Harapannya dengan bantuan ini UMKM mitra Pegadaian Batang dapat bertahan dan tetap survive menghadapi pandemi Covid-19," pungkasnya. (nov).

Tags :
Kategori :

Terkait