**Curi ATM dan KTP Korban
SIWALAN - Aksi dua emak-emak di Kabupaten Pekalongan ini terbilang nekat. Bermodus pura-pura minta buah mangga, pasangan ini mencuri tas warga yang berisikan KTP, ATM, dan buku tabungan. Keduanya lantas menguras uang belasan juta bermodalkan ATM yang dicuri itu.
Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, kemarin, menerangkan, kedua pelaku berhasil ditangkap jajaran Reskrim Polsek Sragi dan Reskrim Polres Pekalongan saat keduanya melintas di depan Mapolsek Sragi. Kedua tersangka berinisial RSW (50) dan EPF (31), keduanya warga Desa Bojongminggir, Kecamatan Bojong.
Modus emak-emak ini terbilang licin. Keduanya berpura-pura bertamu ke rumah korban bernama Tri Susilowati (27), warga Dukuh Silumbu, Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Jumat (15/7/2022).
Berpura-pura minta buah mangga yang berada di belakang rumah korban, keduanya berbagi peran. Tersangka EPF ngajak ngobrol korban di dalam rumah, agar korban lengah. Sementara, tersangka RSW berpura-pura akan metik buah mangga di belakang rumah. Namun ternyata RSW masuk ke kamar korban melalui pintu belakang. Tas berisi KTP, kartu ATM, dan buku tabungan pun disikatnya.
Pelaku EPF ini memang berdomisili di Bojongminggir, namun ternyata asli warga Tengengwetan. Sehingga korban dan EPF sudah saling kenal.
"Selang setengah jam, pelaku pamitan pulang. Selanjutnya, korban masuk kamar. Ia mendapati tas slempang warna hitam berisi kartu ATM, KTP, dan buku tabungan hilang," terang Kapolres.
Tak berselang lama, korban ngecek isi tabungannya. Ia kaget lantaran ada dua kali transaksi transfer dari rekening miliknya ke rekening orang lain. Pertama sekitar pukul 09.27 WIB sebesar Rp 10 juta, dan kedua Rp 8 juta selang 8 menit kemudian. Sehingga korban mengalami kerugian Rp 18 juta.
Kapolsek Sragi AKP Farid menambahkan, pelaku menguras isi rekening korban menggunakan kartu ATM korban yang dicuri. Tersangka mencoba menggunakan tanggal lahir korban yang tertera di KTP untuk nomor pin. Ternyata benar. Pin ATM korban sama dengan tanggal lahirnya. Sehingga transfer pun sukses. "Tas yang diambil ada kartu ATM dan KTP. Pelaku menggunakan tanggal lahir korban untuk pin ATM. Ternyata cocok," katanya. (had)