Warga Batang Bisa Bayar Pajak Kendaraan via Aplikasi Signal, Ini Syaratnya
Aipda Muhammad Azizi, Baur STNK Satlantas Polres Batang memberikan penjelasan pada warga tentang cara penggunaan aplikasi signal.-istimewa-
BATANG – Pemerintah Kabupaten BATANG terus berinovasi dalam pelayanan publik di sektor perpajakan kendaraan bermotor. Kini, warga tidak perlu lagi antre di kantor Samsat untuk membayar pajak tahunan berkat kehadiran aplikasi Signal (Samsat Digital Nasional).
Layanan digital ini dinilai sangat membantu masyarakat Batang yang tengah berada di luar daerah, bahkan hingga lintas pulau, tetapi masih memiliki kendaraan dengan nomor polisi asal Batang.
Kapolres Batang AKBP Veronica melalui Aipda Muhammad Azizi, Baur STNK Satlantas Polres Batang, menyampaikan bahwa aplikasi Signal dapat diunduh secara gratis melalui Playstore. Pengguna hanya perlu mengikuti panduan yang tersedia di dalam aplikasi untuk memulai transaksi.
"Signal ini solusi bagi wajib pajak yang berhalangan hadir ke kantor Samsat. Misalnya, kendaraan berpelat Batang tapi pemiliknya sedang di Kalimantan, tetap bisa bayar pajak dari sana. Nanti ada pilihan pengiriman, dan berkas akan dikirim ke alamat tujuan," jelas Azizi, Kamis (02/04/2026).
BACA JUGA:Terobos Palang Pintu Perlintasan, Pengendara Motor Meninggal Tertabrak KA Argo Sembrani di Batang
BACA JUGA:Klaim Bisa Loloskan Seleksi Perangkat Desa dengan Uang, Bupati Batang: Waspadai Itu Modus Penipuan
Namun, Azizi menegaskan bahwa layanan Signal hanya berlaku untuk pembayaran pajak tahunan. Untuk perpanjangan pajak lima tahunan, pemilik kendaraan tetap wajib datang langsung ke kantor Samsat induk.
"Pajak lima tahunan harus melalui cek fisik kendaraan. Wajib pajak juga harus membawa KTP, STNK asli, dan BPKB asli. Jika BPKB masih dalam jaminan leasing atau bank, bisa diganti dengan surat keterangan dari lembaga terkait," terangnya.
Setelah pembayaran melalui Signal, wajib pajak akan menerima bukti pelunasan digital di ponsel. Dokumen fisik kemudian dicetak dan dikirim melalui kerja sama dengan Kantor Pos.
"Dokumen dikirim hingga ke luar Jawa. Dalam seminggu, kami bisa mengirim sekitar 30 berkas. Paling jauh pernah sampai ke Jawa Barat," ungkap Azizi.
Azizi menambahkan bahwa jumlah pengguna Signal terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan kemudahan layanan digital. Pihaknya mengimbau warga untuk mengoptimalkan layanan ini, serta memastikan data yang diinput sesuai dengan dokumen kendaraan agar proses berjalan lancar.
"Pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien. Harapan kami, masyarakat semakin sadar pajak dan memanfaatkan kemudahan yang sudah disediakan pemerintah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
