BATANG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Batang mencatat, sedikitnya sudah ada sekitar 6.045 masyarakat mendaftar dan mengisi biodata di aplikasi Batang Karir.
Kepala Disnaker Batang, Suprapto mengatakan, bahwa ribuan masyarakat yang sudah mendaftar itu merupakan warga Batang. Sebab, masyarakat dari luar Batang hanya bisa melihat info mengenai lowongan kerja saja.
"Delapan perusahaan sudah membuka lowongan pekerjaan di aplikasi Batang Karir. Setiap lowongan yang diunggah rata - rata dilihat oleh 300 orang setiap harinya," ujar Suprapto, kemarin.
Adapun, kata Suprapto, dalam setiap harinya para pencari kerja yang sudah memasukkan data lamarannya mencapai 50 an orang. "Kebutuhan tenaga kerja dari delapan perusahaan yang sudah mengunggah lowongan pekerjaan di aplikasi Batang Karir totalnya sekitar 2.300 orang. Jumlah kebutuhan ini dalam kurun waktu satu tahun dan bertahap," jelas Suprapto.
Dikatakan dia, kebutuhan tenaga kerja di delapan perusahaan itu masih untuk tenaga kerja kelas menengah ke bawah dengan lulusan SMK dan SMA sederajat. "Delapan perusahaan yang diunggah di aplikasi Batang Karir untuk skill menengah keatas sangat terbatas, bahkan untuk saat ini belum ada," katanya.
Ia pun mengatakan, aplikasi Batang Karir diperuntukan hanya bagi pencari kerja yang berdomisili di Batang atau warga Kabupaten Batang. "Aplikasi ini memang dikhususkan untuk warga Kabupaten Batang, ini merupakan program Bupati Wihaji untuk keberpihakan masyarakat untuk mengurangi pengangguran," terang Suprapto.
Ditambahkannya, saat ini satu perusahaan yang berada di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yakni PT KCC Glass, dan PT Nestle yang Berada di Batang Industrial Park masih melaksanakan pembangunan fisiknya. "Dua persuhaan itu saat ini masih membangun pabrik, rencananya dua tahun selesai baru membuka lowongan pekerjaan," pungkasnya. (fel)