Gedung Kesenian Direvitalisasi

Jumat 15-07-2022,13:40 WIB

**Tahun 2023, Dianggarkan Rp 3,5 Miliar

KAJEN - Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berbenah. Tak hanya membenahi kawasan Alun Alun Kajen, Pemerintah Kabupaten Pekalongan di tahun 2023 mendatang juga akan melakukan revitalisasi Gedung Kesenian di Jalan Mandurorejo Kajen. Adapun anggaran revitalisasi sekitar Rp 3,5 Miliar.

Sekadar untuk diketahui, gedung kesenian Kabupaten Pekalongan terlihat mangkrak. Beberapa periode kepemimpinan gedung ini tidak tersentuh. Baru di Kepemimpinan Bupati/ Wakil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq - Riswadi, gedung ini akan dilakukan revitalisasi. Itu dilakukan guna memfasilitasi anak muda dan pelaku seni.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar saat ditemui kemarin membenarkan. Menurutnya, dengan penataan kembali Alun-alun Kajen tersebut, kedepannya bisa meramaikan kembali Kajen sehingga bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang sempat lesu saat pandemi Covid-19.

Makanya, lanjut dia, di tahun 2023 Gedung Kesenian Kabupaten Pekalongan yang berada di kawasan Alun-alun Kajen kembali akan diaktifkan. Langkah tersebut untuk memfasilitasi anak muda dan pelaku seni agar bisa berkereasi. Sehingga hal ini sangat berkesinambungan dengan tujuan Pemkab Pekalongan dalam rangka meramaikan kembali Kajen sebagai pusat wilayah Kabupaten Pekalongan.

"Revitalisasi Gedung Kesenian ini terpisah anggarannya dengan penataan alun-alun ya, karena sudah kita rencanakan di DED di angka Rp 3,5 milyar. Yang pasti kita ingin memastikan Gedung Kesenian ini di tahun depan bisa kembali diaktifkan lagi setelah hampir 10 tahun mangkrak,"terangnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pekalongan kini mulai melakukan penataan area kawasan Alun - Alun Kajen. Adapun rencana kawasan ini akan dilengkapi ikon Al-Qur'an dan air mancur warna-warni. Pengerjaan akan dilakukan dalam dua tahap, mulai tahun 2022 dan 2023.

Untuk merubah Kawasan Alun Alun Kajen, Pemkab Pekalongan di tahun 2022 menggelontorkan Rp 6,8 Miliar. Kemudian di tahun 2023 akan kembali dianggarkan.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kepada awak media mengatakan, penataan kawasan alun-alun sudah mulai dikerjakan. Anggaran Rp 6,8 miliar sudah digelontorkan, itu untuk tahap pertama.

"Kami akan kerjakan dua tahap. Tahap kedua tahun depan. Sekarang bisa dilihat, pengerjaan sudah dimulai," kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.

Dikatakan, ikon Al-Quran itu akan berdekatan dengan air mancur. Akan bergerak berputar di dekat lokasi air mancur.

"Ikon Al Qur'an itu untuk menggambarkan bahwa Kabupaten Pekalongan ini Kota Santri," tambahnya. (Yon)

Tags :
Kategori :

Terkait