Hari Pertama PTM, Para Siswa Masih Canggung Belum Banyak yang Kenal

Selasa 06-04-2021,11:00 WIB

KEDUNGWUNI - Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan di empat sekolah di Kabupaten Pekalongan sejak Senin (5/4/2021) kemarin hingga Jumat (16/4/2021). Empat sekolah yang ditunjuk Pemprov Jateng ini masing-masing SMAN 1 Keduwngwuni, MAN Pekalongan, SMPN 1 Petungkriyono, dan SMKN Sragi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, meskipun masih taraf uji coba, pembelajaran tatap muka disambut bahagia para pelajar. Pasalnya, mereka sudah lama tak mengenakan seragam sekolah untuk aktivitas PTM sejak pandemi melanda negeri ini. Bahkan, untuk siswa kelas X sebagian besar dari mereka tak mengenal teman-teman sekelas, dan belum familiar dengan guru dan lingkungan sekolah.

M. Faiz Abdillah Addafa (16), siswa kelas X SMAN 1 Kedungwuni, kemarin, mengaku sangat senang sekali bisa mengikuti pembelajaran tatap muka. Karena ia sudah 1 tahun lebih tidak tatap muka. Ia menceritakan, awalnya canggung saat berangkat sekolah, karena belum pada kenal dengan teman-temannya.

"Sekarang melihat sekolah rasanya fresh banget dan bisa kenal dengan teman yang lain. Sempat kaget saat tatap muka karena harus bangun pagi, saat daring bangunnya siang terus," ujarnya.

Luapan kegembiraan juga diutarakan Paxia Zsifva Shine'lla (16), murid kelas X IPA SMAN 1 Keduwngwuni. "Rasanya senang banget bisa mengikuti PTM kembali, soalnya lama tidak berangkat sekolah dan hari ini mulai berangkat sekolah lagi," kata Paxia.

Menurutnya, momentum seperti ini yang ditunggu-tunggu sejak dulu.

"Ini yang saya tunggu-tunggu, belajar melalui tatap muka," ujarnya.

Paxia menceritakan sudah lama sekali tidak pembelajaran tatap muka. Padahal, ia baru menjadi siswa baru di SMAN 1 Kedungwuni.

"Senang sekali bisa belajar tatap muka lagi, walaupun harus menggunakan masker, face shiled, dan jaga jarak," ucapnya.

Dikatakannya, di hari pertama tatap muka sudah ada materi pelajaran.

"Awal masuk pertama tadi, pengenalan sekolah, guru, dan teman. Tapi, saat daring memang sudah pengenalan. Tadi pelajaran pertama Bahasa Indonesia," katanya.

Saat disinggung apakah takut tertular virus corona karena pembelajaran tatap muka sudah dilakukan?. Ia mengaku tidak takut tertular karena prokes diberlakukan dengan ketat.

"Saya tidak takut karena prokes diterapkan. Bahkan, sekolah menyediakan masker, hand sanitizer, dan face shiled untuk semua murid," imbuhnya.

Salah satu siswa asal Wonopringgo, Annisa Putri juga mengaku senang mengikuti uji coba PTM ini. Ia semangat berangkat ke sekolah meski paginya sempat hujan. "Sudah ingin ketemu temen-temen secara langsung, ingin masuk sekolah, karena sudah sejak lama hanya daring. Jadi seneng banget," ungkapnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kedungwuni, Sugeng menjelaskan, sesuai edaran dari Pemprov Jateng, uji coba PTM kali ini hanya memberangkatkan tiga kelas. Dalam aturan, sekolah yang ditunjuk hanya boleh melaksanakan uji coba PTM dengan total siswa antara 70-110 siswa.

Tags :
Kategori :

Terkait