KOTA - Dalam rangka memperingati Hari Ibu tahun 2022, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan mendapatkan pelatihan membuat kue pukis, Selasa (20/12/2022).
Pelatihan ini diberikan oleh empat orang 'chef' dari Hotel Dafam Pekalongan dan Hotel Marlin Pekalongan, bertempat di aula Rutan setempat.
Kegiatan ini pun disambut antusias jajaran pegawai Rutan Pekalongan, warga binaan perempuan, maupun ibu-ibu Dharma Wanita setempat.
Mereka dengan serius memperhatikan kelihaian chef-chef perempuan dari Hotel Dafam dan Hotel Marlin Pekalongan dalam meracik berbagai bahan menjadi adonan untuk dibikin kue pukis.
Tak hanya itu, para warga binaan perempuan maupun ibu-ibu Dharma Wanita Rutan Pekalongan dan beberapa penyuluh wanita dari Kemenag yang hadir pada kesempatan tersebut, ikut praktik langsung membuat kue.
Karutan Pekalongan Anggit Yongki Setiawan memberikan apresiasi luar biasa kepada jajaran manajemen Hotel Dafam dan Hotel Marlin Pekalongan yang melaksanakan kegiatan tersebut di Rutan Pekalongan.
Menurut Anggit, pelatihan-pelatihan dari Hotel Dafam maupun Marlin sudah sering dilaksanakan di Rutan Pekalongan. Misalnya pelatihan tata boga, cara merapikan tempat tidur, dan lainnya.
Anggit menambahkan, pelatihan kali ini tidak hanya diikuti WBP perempuan saja. Tetapi juga diikuti Dharma Wanita serta penyuluh wanita dari Kantor Kemenag yang saat itu kebetulan sedang ada acara penyuluhan di Rutan Pekalongan.
"Semoga kegiatan seperti ini memberikan manfaat untuk para warga binaan maupun kita semua," imbuh Karutan Anggit.
Sementara, General Manager Hotel Dafam Pekalongan Ardian mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility Hotel Dafam dan Marlin.
Kali ini, pelatihan membuat kue itu sekaligus dalam rangka memperingati Hari Ibu tahun 2022, yang diperingati tiap tanggal 22 Desember. Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah "The Power of Moms, The Power of Love".
"Terima kasih kepada Kemenkumham, terutama pada Bapak Karutan Pekalongan yang telah memberikan waktu dan tempat kepada kami," katanya.
Ardian menambahkan kegiatan tersebut juga berhubungan dengan program Dafam Peduli, yang mana didasari atas asas kepedulian dan manfaat bagi masyarakat.
"Kita di sini memberikan sharing ilmu berupa pelatihan membuat kue pukis. Nantinya harapannya bisa sebagai bekal untuk teman-tekan di sini pada saat keluar nanti, agar mereka bisa mandiri," tuturnya. (way)