IPAL Pakis Putih Mangkrak

Selasa 15-10-2019,16:00 WIB

"Tapi ini kapasitasnya kecil. Mungkin hanya untuk lima pengusaha. Di Pakis Putih ini ada lima pengusaha, dua sudah mempunyai IPAL bantuan APBN dan tiga belum miliki IPAL standar. Nanti akan kita cek satu persatu kalau memungkinkan gabung di sini," ujar Bupati.

 

 
        View this post on Instagram  
 
                 

A post shared by Radar Pekalongan (@radarpekalongan) on Oct 14, 2019 at 7:19pm PDT

 

Namun, lanjut Bupati, keberadaan IPAL Pakis Putih akan dikaji dulu secara serius karena sudah puluhan tahun tidak terpakai, sehingga apakah IPAL itu masih layak difungsikan atau tidak.

 

"Tapi prinsip pemda sangat serius menangani limbah ini sehingga inventarisasi aset yang terkait dengan pengelolaan limbah itu menjadi prioritas kita. Dari dinas teknis kita akan melakukan kajian secara mendalam, setelah itu ada kesimpulan apakah layak digunakan kembali atau kita akan bangun baru lagi di sekitar Kedungwuni. Ini ada dua opsi pengembangan IPAL di Kedungwuni karena memang di sini sentra industri wash jins juga sehingga fasilitas pengolahan limbah ini pemerintah segera memikirkan secara serius," tandas Bupati. (had)

Tags :
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini