“Setiap program pelatihan akan diisi masing-masing 16 peserta, supaya lebih efektif agar pelatihan berbasis kompetensi ini bisa memberikan dampak besar bagi kemajuan kota Pekalongan lewat kualitas sumber daya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Helmy menyebutkan BLK Kota Pekalongan mendapat tambahan dari penetapan sebelumnya yakni 1 paket pelatihan bersumber dana APBN, sehingga totalnya yakni APBD 8 dan APBN 15 paket pelatihan di tahun 2023. (dur)