“Anggaran Rp4 miliar itu hanya untuk 1/4 pembangunan pasar saja, karena pada Detail Engineering Design (DED)-nya muncul anggaran yang mencapai Rp16 miliar,” ungkapnya.
Dijelaskan dia, dengan adanya revitalisasi itu, maka Pasar Desa Plelen akan berubah menjadi tipe A, dengan jumlah pedagang sekitar 700 orang.
“Dengan adanya pasar tipe A itu diharapkan menjadi pemasok kebutuhan pokok Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang di koridor Timur. Harapannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Batang utamanya Kecamatan Gringsing, Banyuputih dan sekitarnya,” tandasnya. (fel)