Timbunan longsor di jalur Kroyakan bisa dibersihkan oleh aparat gabungan pada Jumat (3/3/2023) sore. Jalur di tengah hutan ini bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat setelah alat berat diterjunkan untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan.
Selama 9 jam, puluhan personel gabungan dari Polsek Talun, Koramil Talun, BPBD Kabupaten Pekalongan, DPU, Perhutani KPH Pekalongan Timur, warga Desa Mesoyi dan Petungkriyono bahu membahu membersihkan material longsor di 3 titik di jalur Kroyakan. Satu titik longsor di jalur Kroyakan volumenya besar. Sehingga membutuhkan bantuan alat berat untuk membersihkannya.
Kapolsek Talun Iptu Adhi Agung menerangkan, pada hari Jumat, petugas gabungan bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan material longsor di jalur Kroyakan tersebut. Gotong-royong dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Selama 9 jam itu mereka bahu membahu membersihkan material longsor.
Selama akses jalan belum terbuka, aparat TNI, Polri, masyarakat dan petugas BPBD juga membantu pengguna jalan yang melintasi jalan tertimbun longsor. Petugas ikut mendorong sepeda motor milik warga yang melintasi jalur itu. Bahkan petugas ikut membantu menggendong anak dan bayi saat melalui timbunan longsor. Barang-barang bawaan warga pun dipanggul oleh petugas sebelum dilansir dengan kendaraan lain.
"Dengan bantuan alat berat, material tanah longsor sudah bisa dibersihkan dan jalur jalan Doro-Petungkriyono sudah bisa dilewati kendaraan roda 4," terang Iptu Adhi Agung. (had)