“Surat keterangan Istithaah akan di dapat calhaj pada pemeriksaan kesehatan tahap dua. Adapun kalau ditemukan calhaj yang kurang sehat pada pemeriksaan tahap satu ini, maka akan dilakukan pembinaan (termasuk pemeriksaan lebih lanjut ke dokter keluarga,red) dengan harapan pada saat pemeriksaan tahap ke 2 bisa Istithaah untuk berangkat haji,” katanya.
Ditambahkan Yuli, pemeriksaan tahap satu tersebut dilakukan sebagai tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan calhaj sedini mungkin, dan mengetahui faktor risiko pada diri mereka. Dengan begitu, jemaah calhaj dapat mengelola kesehatannya untuk mencapai kondisi yang optimal menjelang keberangkatan ibadah haji. (fel)