"Untuk itu, kami terus menyosialisasikan progran Gemari ini supaya harapannya mereka bisa menularkan informasi yang didapat ini ke ibu-ibu lain dan Kota Pekalongan pun hasil perikanannya melimpah dengan harga yang terjangkau. Ayo cintai dan gemari ikan dengan membiasakan anak untuk dikenalkan makan ikan supaya masa pertumbuhan dan kecerdasannya bisa tumbuh dengan baik," terangnya.
Ditambahkan Kepala DKP Kota Pekalongan, Sugiyo bahwa, untuk program pencegahan stunting di Kota Pekalongan melalui Gemari ini sesuai arahan Wali Kota Pekalongan, dimana dalam menu olahan ikan itu sangat ampuh, karena nilai gizinya yang tinggi baik protein, mineral maupun vitaminnya yang sangat dibutuhkan untuk tubuh terutama bagi anak-anak dibawah 2 tahun.
"Olahan menu ikan ini akan membantu menstimulasi anak-anak supaya tumbuh kembangnya baik dan tidak mengalami kekerdilan (stunting)," jelas Sugiyo.
Pihaknya berharap, ada peningkatan jumlah konsumsi ikan di Kota Pekalongan. Melalui kerjasama dengan Bunda Gemari ini, program ini akan dimasifkan kembali melalui roadshow Gemari didukung kegiatan pengolahan ikan.
"Anak kecil biasanya kalau makan menu ikan langsung cenderung tidak suka karena aromanya yang amis, sehingga orangtua harus kreatif mengolah menu ikan tersebut menjadi bentuk yang digemari anak-anak seperti bakso, nugget, dimsum, egg roll ikan, dan lain-lain. Targetnya seluruh masyarakat khususnya bayi dibawah 2 tahun di Kota Pekalongan bisa menggemari makan ikan," pungkasnya.(nul)