KESESI - Bocah berusia 5 tahun hanyut di Sungai Gawe di Dukuh Banjarsari, Desa Sukorejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Minggu (2/4/2023) sore. Warga menemukan jenazah anak kecil di sungai di Desa Pagergunung, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Senin (3/4/2023). Diduga jenazah anak kecil ini adalah korban hanyut di Sungai Gawe.
Korban diketahui bernama Trisdianto Setiawan Putra (5), warga Dukuh Banjarsari RT 03 RW 02 Desa Sukorejo, Kecamatan Kesesi. Ia diduga hanyut di Sungai Gawe saat mencari ikan di saluran irigasi di dukuh itu, Minggu sore. Aliran irigasi ini mengalir ke arah Sungai Gawe.
Kapolsek Kesesi AKP Suradi, Senin (3/4/2023) pagi, menerangkan, proses pencarian korban telah dilakukan sejak Minggu malam begitu laporan adanya dugaan anak yang hanyut di sungai diterima pihaknya. Aparat gabungan dari Polri, TNI, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat sekitar malam itu langsung berupaya mencari korban dengan menelusuri aliran saluran irigasi yang bermuara ke Sungai Gawe.
"Sampai pagi ini belum ditemukan," kata dia, kemarin pagi.
Dikatakan, proses pencarian korban akan dilanjutkan dengan melibatkan tim SAR gabungan. Ia berharap, korban bisa segera ditemukan.
AKP Suradi menerangkan, laporan adanya anak hanyut di sungai diterima pihak Polsek Kesesi pada Minggu (2/4/2023) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Korban berinisial TS, masih berusia 5 tahun. Korban warga Dusun Banjarsari RT 03 RW 02 Desa Sukorejo Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan.
Pada hari Minggu, 2 April 2023, sekira pukul 16.00 WIB, saksi Wirmo (60), warga desa setempat, melihat korban membawa alat pencari ikan jenis sener berjalan sendirian menuju ke arah Sungai Gawe. Sungai ini masih berada di Dukuh Banjarsari.
Sekira pukul 17.30 WIB, korban belum pulang ke rumah. Ibu korban bernama Siti Giyanti (39) pun menanyakan ke lingkungan masyarakat sekitar. Hingga akhirnya pihak keluarga mendapat informasi dari Wirmo jika korban sekitar pukul 16.00 WIB berjalan menuju ke arah Sungai Gawe untuk mencari ikan.