*Lolong - Mendolo Bak Sungai Kering
LEBAKBARANG - Akses jalan di sejumlah wilayah di daerah pegunungan kondisinya kian parah. Banyak ruas jalan di daerah atas ini layaknya sungai kering yang berbatu.
Salah satunya jalan kabupaten ruas Lolong (Karanganyar) - Mendolo (Lebakbarang). Jalan utama sepanjang 4 km kondisinya rusak parak. Padahal, jalur yang melintasi hutan ini akses utama warga desa setempat dan sekitarnya.
Kades Mendolo, Kaliri, kemarin, membenarkan jika kondisi jalan Lolong - Mendolo rusak. Sehingga masyarakat kesulitan melintasinya.
"Nggeh Pak kados kali sat pokoe susah dilewati. Rusak parah. Lubange jeru-jeru (Ya Pak seperti sungai kering. Jalannya susah dilewati. Rusak parah. Lubangnya dalam)," kata dia.
Jalan rusak itu berdampak pada akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga. Jalan rusak itu dinilainya sangat membahayakan. Karena rawan mengakibatkan kecelakaan.
"Anak-anak banyak yang sekolah di wilayah Karanganyar, Kajen, dan Bojong. Jika tidak segera diperbaiki akan jadi rawan kecelakaan bagi anak sekolah," ujar dia.
Sementara itu, Camat Lebakbarang Paijal Imron dikonfirmasi terpisah mengatakan, ada beberapa ruas jalan di Kecamatan Lebakbarang rusak. Di antaranya, ruas jalan Sidomulyo - Timbangsari (dari Balai Desa Sidomulyo hingga tanjakan Dukuh Kumenyep) sepanjang 3.8 Km rusak sangat parah. Selanjutnya, beberapa titik dari pertigaan Temburung (Desa Bantarkulon) sampai dengan Dukuh Sonje, Desa Lebakbarang, perlu penanganan karena aspal banyak yang rusak.
"Ruas Desa Timbangsari menuju Desa Depok sejauh 3 Km juga perlu penanganan. Kondisi jalan rusak berat," ujar Imron.
Jalan rusak lainnya di ruas jalan Desa Mendolo. Mulai dari pertigaan Desa Lolong (Kecamatan Karanganyar) menuju ke Balai Desa Mendolo sejauh 4 Km. Kondisi jalan rusak perlu penanganan segera dan prioritas penanganan.
"Ruas jalan dari perempatan Balai Desa Mendolo menuju Desa Kutorembet sejauh 2,5 Km juga rusak parah. Perlu penanganan," ungkapnya. (had)