Jelang Pembukaan Pasar, Komisariat Appsi Kedungwuni Dikukuhkan

Sabtu 02-04-2022,09:22 WIB

Untuk Sinergitas Dalam Penataan Pasar

Jelang Peresmian atau pembukaan Pasar Tradisional Kedungwuni, Jumat (01/04/2022) Pengurus Dewan Pimpinan Komisariat Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (Appsi) Pasar Kedungwuni dikukuhkan. Pengukuhan Dewan Komisariat periode 2022-2027 digelar di Pendopo Rumdin Bupati.

Pengukuhan secara langsung oleh Ketua DPD Appsi Kabupaten Pekalongan, Ashraff ditandai dengan penyerahan SK yang sebelumnya dibacakan Susunan Dewan Komisariat oleh Sekretaris DPD Appsi Kabupaten Pekalongan M. Asror atau Ruben. Dewan Komisariat Appsi Kedungwuni dilantik, Ketua H. M Abdul Ghoni, Sekretaris Donis Sanovil, dan Bendahara H. Nasikhin.

Ketua DPD Apssi Kabupaten Pekalongan, Ashraff menyampaikan bahwa sebelumnya Appsi mati suri. Padahal Kepengurusan tersusun langsung dari Pusat, Provinsi dan Daerah. Sekarang untuk Kabupaten Pekalongan sudah resmi dan memang sebelumnya tak ada pelantikan Appsi, namun sekarang ada inisiatif sendiri supaya lebih aktif dan pengurus ini merasa diwongke.

"Saya ingin semua anggota saya aktif, dan ini pelantikan pertama yaitu Appsi Kedungwuni. Saya pilih Kedungwuni karena ini Pasar terbesar di Kabupaten Pekalongan yang sebentar lagi akan diresmikan oleh Bupati, " katanya.

Dikatakan pembentukan Komisariat di setiap pasar di Kabupaten Pekalongan ini untuk memperkuat lagi karena ditakutkan ada pungutan liar yang mengaku ngaku dari paguyuban.

"Untuk menghindari semua itu saya kukuhkan Appsi di setiap Pasar di Kabupaten Pekalongan. Setelah ini akan dikukuhkan pasar-pasar lain termasuk pasar Wiradesa Kajen, Pasar Doro, Pasar Sragi. Semuanya akan saya bentuk dan saya kukuhkan hanya untuk kepentingan kita bersama, " lanjutnya.

Terkait penempatan Pasar Kedungwuni, maka sesuai hasil rapat bersama Pemda dan dinas terkait untuk memberikan 1 kios atau satu pedagang. Karena selama ini semua lihat bahwa satu 1 pedagang itu ada sampai 14 kios ada yang sampai 25 kios.

"Mereka ini tanpa rasa bersalah malah menyewakan ke orang lain padahal itu sebenarnya nggak boleh kan kita bikin pasar harus membantu pedagang-pedagang."

Ketua Dewan Pimpinan Komisariat Pasar Kedungwuni, H. M. Abdul Ghoni mengatakan setelah dikukuhkan pengurus akan menggadakan rapat bersama anggota Pasar Kedungwuni. Rapat untuk menentukan atau menata sebelum Pasar dibuka.

"Kami harapkan sebelum dibuka terlebih dahulu ditata supaya pedagang yang tadinya di Pasar Darurat untuk masuk ke pasar baru aman dan tertib, " katanya.

Kemudian kedepan pihaknya akan merangkul paguyuban yang ada sehingga tidak menjadikan repot dalam penataan.

"Dengan arahan Bapak Ketua DPD Appsi Kabupaten Pekalongan kita adalah satu komando, kalau dari Ketua DPD Appsi mengatakan satu pedagang 1 KTP maka itu harus kita laksanakan, " imbuhnya. (Yon)

Tags :
Kategori :

Terkait