**Alasan Pengunduran jadi Ketua MPC PP
KAJEN - Ketua Majelis Pengurus Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra, menyatakan secara resmi mengundurkan diri dari jabatan. Pernyataan itu ditegaskan usai pertemuan Pengurus MPC dan PAC di Kafe Aura Kajen, Kamis (07/10/2021). Pernyataan mundur secara resmi melalui surat resmi yang ditujukan kepada Ketua MPW PP Jawa Tengah, Bambang Eko Purnomo tertanggal 5 Oktober.
Ketua MPC PP Kabupaten Pekalongan Candra Saputra kepada sejumlah awak media menyatakan pihaknya sudah mengundurkan diri menjadi Ketua MPC PP karena ingin lebih fokus pada keluarga. Karena setiap warga negara Indonesia mempunyai hak untuk mengikuti Ormas dan juga mempunyai hak untuk berhenti.
''Memang benar, saya mengundurkan diri dari Ketua MPC Pemuda Pancasila. Saya ingin fokus mengurus anak istri apalagi orang tua kami sudah tidak ada Jadi itu menjadi beban saya dan saya lebih utamakan keluarga terlebih dahulu," terangnya.
Diakui, memang dengan pengunduran diri sebagai Ketua MPC PP, banyak pengurus dan PAC berusaha mempertahankan. Namun setelah diberi penjelasan semua bisa menyadari.
"Berorganisasi masyarakat tidak harus menjadi ketua. Meski mundur, saya tetap menjadi kader Pemuda Pancasila. Pengunduran diri ini murni dari pribadi tidak ada tekananan dari manapun, " tandasnya.
Sementara itu, Ketua PAC PP Kajen, Budi Manyuro, cukup menyayangkan keputusan mundurnya Candra dari ketua ormas di tingkat Kabupaten Pekalongan. Sebab lebih kurang dua tahun sebagai pemimpin, ormas yang diikutinya langsung melesat perkembangannya. Bukan hanya soal jumlah anggota yang lebih besar, namun sejumlah kegiatan telah dilakukan dan hampir semuanya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Ormas MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra (CS) dikabarkan undur diri. Kabar pengunduran diri beredar santer melalui pesan WhatAps, Rabu (05/10/2021).
Belum diketahui secara pasti pengunduran diri Ketua MPC PP Kabupaten Pekalongan Candra Saputra yang menahkodai sejak Agustus 2019. Padahal dalam kurun waktu 2 tahun ia telah membesarkan PP yang sebelumnya sempat mati suri.
Tercatat hingga Agustus 2021 lalu, sudah ada sekitar 17 ribu anggota ber KTA, dan jumlah tersebut menduduki rating tertinggi di Jawa Tangah.
Selain beredar pengunduran diri melalui WhatAps, juga beredar secara resmi surat pengunduran Ketua MPC PP Kabupaten Pekalongan yang ditujukan ke Ketua MPW Jawa Tengah, H. Bambang Eko Purnomo. (Yon)