5. BCAS
Bagi kamu yang ingin fokus menanamkan modal di Bursa Efek Indonesia, kamu bisa mencoba berinvestasi di aplikasi ini.
BCAS, yang sesuai dengan namanya, adalah platform investasi yang dikeluarkan oleh BCA untuk para nasabahnya.
Hampir sama seperti MOST Mandiri yang memiliki fitur auto order, BCAS juga memiliki fitur quick order untuk transaksi otomatis yang user friendly dan newbie friendly.
Namun untuk menanamkan modal pertama di aplikasi ini, investor setidaknya memerlukan perencanaan keuangan sebesar Rp3 juta.
Setiap transaksi yang terjadi di dalam aplikasi ini akan dikenakan biaya sebesar 0,18% untuk pembelian, dan 0,28% untuk penjualan. Dan jika kamu menggunakan jasa broker, biaya transaksi akan naik sebesar 0,25% fee beli, dan 0,35% fee jual.
BACA JUGA: Rekomendasi Aplikasi Saham untuk Pemula yang Wajib dicoba Investor Muda, Dijamin Langsung Paham
Ada banyak fitur-fitur terkini yang memudahkan investor baru untuk belajar menanamkan modal ke perusahaan-perusahaan tujuan mereka.
Dengan pengawasan dari badan keuangan, kita sudah tidak perlu lagi khawatir akan terjadinya kecurangan pada modal yang kita tanam.
Dari beberapa kelebihan aplikasi di atas, kira-kira aplikasi saham terbaik OJK mana yang akan kamu gunakan untuk memulai berinvestasi? (*)