*Tim DP3A Terjunkan Tim
BATANG - Tingginya angka pernikahan anak di Kabupaten Batang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Tim dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Jateng mendatangi langsung Kabupaten Batang untuk melakukan monitoring serta evaluasi (monev).
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, Supriyono. .
"Iya benar ada monev dari tim Jateng. Kami mengumpulkan pihak terkait seperti Dinas Sosial, Polres, Kemenag hingga Pengadilan Agama untuk membahas hal itu," ucapnya.
Diketahui, angka perkawinan anak di Kabupaten Batang sudah mencapai 90 sepanjang 2021 hingga pertengahan Maret. Supriyono mengatakan, perlu ada upaya pencegahan yang melibatkan sejumlah stakeholder untuk menekan tingginya perkawinan anak.
Ia mengakui selama ini belum ada sosialisasi efektif terkait perkawinan anak.
Contohnya, dinasnya selalu ditunjuk oleh PA untuk memberi surat rekomendasi pada tugas itu bukan hanya dari pihaknya tetapi juga Dinas Sosial serta KUA.
"Perlu ada panduan terkait langkah pencegahan perkawinan anak," jelasnya.
Di sisi lain, pihaknya berencana menggandeng berbagai pihak untuk melakukan sosialisasi pencegahan perkawinan anak melalui penghulu hingga tim Genre. (fel)