BATANG - Kabupaten Batang kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Senin (16/8/2021). Hal ini menyusul perubahan status Kabupaten Batang yang dinyatakan masuk zona PPKM Level 3.
Hal ini seperti dilakukan SDN Denasri Wetan 02, di mana PTM dilaksanakan dengan 50 persen siswa atau tidak lebih dari 14 orang. "Mulai hari ini kami melaksanakan PTMT, di mana hanya 50 persen siswa yang berangkat. Untuk SD maksimal 14 orang. Sebelum PTMT ini kami sudah berkoordinasi terlebih dahulu dengan satgas Covid-19 desa, dan mendapatkan izin karena sudah zero covid-19," jelas Kepala SDN Denasri Wetan 02, Esti Yuni P.
Di PTMT kali ini pihaknya juga terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Selain itu, anak juga diharapkan membawa bekal dari rumah serta membawa peralatan tulis menulis sendiri dan tidak meminjam teman.
"Kami sampaikan juga mereka untuk terus disiplin prokes. Kami juga sudah memberikan masker gratis untuk mereka. Dan juga kami berikan alat tulis gratis sehingga tidak meminjam barang antar teman selama pandemi," pungkasnya.
Salah satu siswa kelas 6, Filna Aula mengaku senang bisa kembali belajar di sekolah. Ia berharap pandemi Covid-19 segera membaik dan berakhir sehingga bisa terus belajar tatap muka.
"Senang bisa kembali belajar di sekolah dan bertemu teman-teman. Sudah bosan belajar di rumah terus. Semoga pandemi segera berakhir dan bisa tetap belajar di sekolah," harapnya.
Plt Sekretaris Disdikbud Batang, Sumanto menjelaskan, pihaknya sudah memulai PTMT di jenjang Paud, SD dan SMP sederajat. Hal ini menyusul adanya Instruksi Bupati Batang yang mengizinkan pelaksanaan PTMT di daerah zero Covid-19. Hal ini juga sesuai dengan instruksi Mendagri terkait PPKM di Batang yang memasuki level 3.
"Karena memasuki level 3, Bupati Batang selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 telah mengizinkan PTMT. Namun memang harus disesuaikan dengan daerah masing-masing yang zero Covid-19 dan mendapatkan izin dari satgas setempat," jelasnya.
Untuk kuota masing-masing jenjang dibatasi 50 persen untuk PTMT. "50 persen lainnya daring, jadi siswa tiga kali seminggu ikut PTMT," pungkasnya. (nov)