Capaian Vaksinasi Tujuh Kecamatan Masih Rendah

Rabu 20-10-2021,12:20 WIB

*Bupati Kerahkan Puskesmas Hingga Tim Keliling

BATANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang terus bekerja keras melaksanakan percepatan vaksinasi untuk memenuhi target 50 persen capaian vaksinasi akhir Oktober ini. Guna mendukung hal tersebut, tujuh kecamatan yang masih rendah capaiannya pun dibidik.

Ketujuh kecamatan tersebut, yakni Kandeman, Wonotunggal, Bandar, Tersono, Bawang, Subah dan Warungasem, akan masuk daftar prioritas percepatan capaian vaksinasi.

"Kita sudah tetapkan sasaran, ada beberapa kecamatan yang masih rendah kita sasar. Tujuh kecamatan kami prioritaskan, paling rendah Kecamatan Kandeman baru 12 persen dari warganya," ujar Bupati Batang, Wihaji, usai rakor evaluasi penanganan Covid-19 di kantornya, Selasa (19/10/2021).

Disebutkan Bupati, kecamatan lain yang masih rendah capaian vaksinasinya adalah Warungasem 16 persen, Subah 16 persen, Bawang 17 persen, Tersono 18 persen, Bandar 19 persen, dan Wonotunggal 20 persen. Percepatan dilakukan dengan mendekatkan gerai vaksin ke masyarakat. Nantinya tim vaksinator menerapkan aksi jemput bola keliling ke perkampungan.

"Kami tidak hanya memfokuskan puskesmas, tapi juga memanfaatkan tim keliling. Terdiri dari RSUD Batang, RSUD Limpung, RS QIM, Dokes dari Polres Batang, dan Klinik Kartika dari Kodim 0736 Batang," imbuhnya.

Mereka terjun langsung di lapangan, sebelumnya titik-titik vaksinasi telah ditentukan. Tentu di tempat yang dekat dengan masyarakat di kelurahan atau desa. Targetnya untuk masyarakat umum, tidak hanya lansia.

"Kami optimis 50 persen bisa tercapai kalau ada percepatan. Kita kejar terus, ketersediaan vaksin masih ada 31 ribu dosis. Kalau habis kita minta," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang, dr Didiet Wisnuhardanto menjelaskan bahwa mayoritas vaksin yang tersedia adalah jenis astrazeneca. Total masyarakat yang sudah divaksin mencapai 33 persen, atau lebih dari 200 ribu orang. Jumlah keseluruhan masyarakat yang disasar mencapai 622 ribu orang.

"Antusiasme masyarakat untuk vaksinasi saat ini memang menurun dari bulan-bulan sebelumnya. Memang perlu stimulus khusus agar minat warga untuk vaksinasi kembali naik," pungkasnya. (nov)

Tags :
Kategori :

Terkait