Selain Ganti Meja Kerja, Ini Cara Tingkatkan Ergonomis

Rabu 12-06-2024,11:30 WIB
Reporter : Dony Widyo
Editor : Dony Widyo

Menghabiskan terlalu banyak waktu dalam satu posisi, baik duduk atau berdiri, dapat menyebabkan cedera. Workstation yang bisa disesuaikan tingginya memungkinkan karyawan untuk berganti antara duduk dan berdiri sepanjang hari.

Selain itu, kursi ergonomis, peralatan yang memungkinkan untuk bersandar, dan bangku khusus yang bisa menyesuaikan untuk mendukung posisi duduk atau berdiri, adalah opsi yang bagus untuk mengurangi cedera terkait stress. Memberikan variasi posisi kerja dapat mengurangi risiko cedera akibat stress.

4. Beri Jarak yang Tepat

Menata elemen-elemen di ruang kerja karyawan dengan jarak yang tepat dan mudah dijangkau sangat penting untuk menciptakan ruang kerja yang praktis dan fungsional. Berikut adalah beberapa panduan penempatan:

- Laptop dan Monitor Komputer: Letakkan layar komputer langsung di depan karyawan dengan jarak sepanjang lengan. Bagian atas layar komputer sebaiknya sejajar dengan mata atau sedikit di bawahnya agar karyawan tidak perlu memiringkan kepala untuk melihat layar. Pastikan karyawan tidak perlu memutar kepala untuk melihat beberapa layar.

- Keyboard: Karyawan harus dapat mengetik dengan siku yang tertekuk sekitar 90 derajat tanpa ketegangan di bahu. Bahu, siku, dan pergelangan tangan harus sejajar. Keyboard yang dapat disesuaikan juga bisa sangat membantu.

- Mouse: Mouse harus berada di level yang sama dengan keyboard dan mudah dijangkau untuk mencegah kelelahan pergelangan tangan. Karyawan sebaiknya menyandarkan lengan bawah mereka pada sandaran kursi atau meja saat menggunakan mouse dan keyboard.

5. Perhatikan Lingkungan Tempat Kerja

Lingkungan keseluruhan di tempat kerja juga mempengaruhi ergonomis, jadi penting untuk mempertimbangkan elemen-elemen berikut untuk menciptakan desain tempat kerja yang ergonomis:

- Pencahayaan: Pencahayaan yang menyebabkan silau pada layar komputer dapat membuat karyawan menyipitkan mata atau mengembangkan postur yang buruk. Pilih sistem pencahayaan yang menyebarkan cahaya dengan lembut atau gunakan sumber cahaya alami jika memungkinkan. Memanfaatkan cahaya alami dari jendela atau skylight.

- Suhu: Setiap orang memiliki preferensi suhu yang berbeda. Namun, penting untuk memilih suhu dan kelembaban yang membuat sebagian besar orang merasa nyaman. Hindari menjaga suhu terlalu rendah, karena ini dapat meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal.

- Kebisingan: Mengurangi kebisingan di tempat kerja dapat mencegah kerusakan pendengaran dan meningkatkan produktivitas. Desain ruang kerja yang memungkinkan kolaborasi atau menyediakan privasi agar karyawan dapat fokus.

Meningkatkan ergonomis di tempat kerja bukan hanya tentang mengganti meja kerja, tetapi juga tentang mengatur semua elemen dengan cara yang mendukung postur yang baik dan kenyamanan karyawan.

Dengan memperhatikan jarak yang tepat dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, Anda dapat membantu mencegah cedera, meningkatkan produktivitas, dan membuat tempat kerja lebih menyenangkan bagi semua orang. (*)

Kategori :