**M Yulian Akbar Rangking 1 Calon Sekda
KAJEN - Tiga pejabat masuk peringkat tiga besar yang berpeluang menjadi sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Pekalongan. Yakni M Yulian Akbar (Kepala Bappeda dan Litbang), Wahyu Kuncoro (Kepala Dinas Perhubungan), dan Anis Rosidi (Kepala Dinkominfo).
Pengumuman penetapan hasil akhir seleksi secara terbuka dan kompetitif pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah Kabupaten Pekalongan tahun 2021 dapat dilihat di laman pekalongankab.go.id, kemarin. Dari pengumuman itu disebutkan, berdasarkan hasil seluruh tahapan seleksi yang meliputi seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak moralitas dan integritas, uji kompetensi melalui penggalian potensi, presentasi uji gagasan/makalah dan wawancara, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk direkomendasikan kepada Bupati Pekalongan selaku Pejabat Pembina Kepegawaian agar dapat diangkat dalam Jabatan Pimpinan Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan tahun 2021 berdasarkan peringkat nilai tertinggi. Yakni peringkat pertama adalah M Yulian Akbar SSos MSi, peringkat kedua Wahyu Kuncoro ST MT, dan peringkat ketiga Anis Rosidi SSos MSi.
Pj Sekda Kabupaten Pekalongan Budi Santoso dikonfirmasi, Selasa (5/10/2021) siang, mengatakan, seleksi sekda Kabupaten Pekalongan sudah masuk tiga besar. Panitia seleksi sudah menyampaikan hasilnya ke Bupati Pekalongan.
"Ini sudah tahap tiga besar dan sudah disampaikan ke Bupati dari pansel. Hari ini diumumkan. Bisa dilihat di website, siapa yang masuk di sana ada. Kemudian tahap berikutnya nanti koordinasi dengan Gubernur yang tiga besar itu," terang dia.
Disinggung apakah penentuan akhir sekda ditangan Bupati, ia menjawab itu di tangan Bupati dan Gubernur. Namun tetap dari tiga besar itu.
Ditanya tahapan seleksi sekda, ia menjawab dimulai dari pengumuman, seleksi administrasi, dan uji kompetensi.
"Uji kompetensi sudah dilalui bekerja sama dengan Universitas Negeri Surakarta. Asessment center di sana. Hasilnya, seleksi administrasi tujuhnya lolos. Tes potensinya juga lolos, hampir seimbang mereka. Kemudian uji gagasan kemarin yang menentukan tiga besar. Gagasannya sebagai sekda harus muncul di situ, itu lah yang penentu tiga besar itu. Disamping terakhir adalah tes kesehatan di RSUD Kraton tanggal 30 dan tanggal 1," terang Pj Sekda.
Sementara itu, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dikonfirmasi terpisah menyatakan, calon sekda yang jadi adalah dari nama tiga besar tersebut. "Karena mereka kan ikut tes. Ikut semua tahapan sampai masuk tiga besar. Kandidat terkuat dari tiga besar itu," katanya.
Disinggung kapan pengumuman sekda terpilih, Bupati belum mengetahuinya. "Kalau pengumuman resminya nanti dari Gubernur, bukan dari kita," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak tujuh pejabat yang lolos seleksi administrasi lowongan sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Pekalongan mengikuti uji kompetensi di Hotel Lor in Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Uji kompetensi dilaksanakan sejak Kamis (16/9/2021) hingga Sabtu (18/9/2021).
Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Pekalongan secara resmi telah mengumumkan tujuh pejabat yang lolos syarat dan seleksi administrasi. Di laman http://bkddiklat.pekalongankab.go.id, ketujuh pejabat itu masing-masing Agus Pranoto (Sekwan DPRD Kabupaten Pekalongan), Ali Riza (Inspektur), Anis Rosidi (Kepala Dinkominfo), Edy Herijanto (Kepala DPM PTSP dan Naker), M Yulian Akbar (Kepala Bappeda Litbang), Siti Masruroh (Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik), dan Wahyu Kuncoro (Kepala Dishub).
Pj Sekda Budi Santoso, mengatakan, ketujuh kandidat itu selanjutnya mengikuti tahap uji kompetensi. Pelaksanaannya mulai Kamis (16/9/2021) - Sabtu (18/9/2021) di Hotel Lor in Colomadu, Kabupaten Karanganyar.
"Siapapun yang terpilih nanti, harus bisa bekerja secara harmonis dengan pimpinan daerah. Bisa mewujudkan visi-misi pemerintahan," harapnya. (had)