Untuk sementara, kata dia, jalan itu akan ditangani darurat dengan dipasang trucuk bambu dan diuruk, agar tak terlalu membahayakan anak-anak sekolah yang masih suka menggunakan jalur itu.
"Tadi pas ke sana para pedagang masih bisa masuk ke pedukuhan itu. Jadi ndak terisolir. Ada jalan lainnya yang bisa dilalui," ujar dia.