Solusi:
- Gunakan brankas pribadi dengan tingkat keamanan tinggi.
- Manfaatkan layanan safe deposit box di bank untuk penyimpanan yang lebih aman.
- Pertimbangkan investasi emas digital sebagai alternatif yang lebih praktis dan aman.
d. Tidak Menghasilkan Pendapatan Pasif
Berbeda dengan saham atau properti yang dapat memberikan dividen atau penghasilan pasif, emas hanya menguntungkan jika terjadi kenaikan harga.
Solusi:
- Kombinasikan emas dengan instrumen investasi lain seperti reksa dana, deposito, atau obligasi.
- Gunakan emas sebagai lindung nilai dari inflasi dan ketidakstabilan ekonomi.
- Investasikan emas dengan strategi diversifikasi portofolio agar keuntungan tetap optimal.
BACA JUGA:Kenali Tabungan Emas Pegadaian Syariah: Wujudkan Investasi Anti Rugi!
BACA JUGA:Punya THR Lebih? Cicil Emas di BSI Aja! Solusi Investasi Emas yang Bikin Untung
e. Likuiditas Bisa Terhambat dalam Kondisi Tertentu
Emas memang memiliki likuiditas tinggi, tetapi dalam situasi tertentu, penjualan emas bisa terhambat atau harus dijual dengan harga lebih rendah dari harapan.
Solusi:
- Jangan menjual emas dalam kondisi terdesak agar bisa mendapatkan harga terbaik.
- Simpan dana darurat agar tidak tergesa-gesa menjual emas saat harga sedang turun.
- Cek harga emas harian untuk menentukan momen terbaik dalam melakukan buyback.
Emas Antam tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang aman dan menguntungkan dalam jangka panjang. Namun, seperti investasi lainnya, emas juga memiliki risiko yang perlu diperhitungkan.
Dengan memahami potensi kerugian dan menerapkan strategi yang tepat, investor dapat mengoptimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko.