**Karena Sepi Pembeli
KAJEN - Sebanyak 60 Kios yang ada di UMKM Center Wonopringgo Kabupaten Pekalongan terpaksa tutup. Pedagang tak membuka usahanya karena lokasi dijadikan untuk jualan sepi pengunjung.
Para pedagang menutup kios tempat dagangan dikarenakan pengunjung yang datang ke UMKM makin hari semakin menurun lantaran terdampak covid-19. Sehingga mereka kehabisan operasional. Padahal untuk menawarkan barang hasil produksinya, sejumlah pedagang tak sedikit menggunakan sistem online beralamat di UMKM Center Wonopringgo.
Ketua Himpunan Penggunaan Gedung (HPG) UMKM Center Wonopringgo, Amrullah kepada awak media, kemarin, membenarkan sepinya pengunjung UMKM Center beberapa bulan terakhir ini. Adapun kios yang tutup tidak hanya dari produk batik, melainkan adapula dari produk kerajinan.
"Pertama waktu itu ada 60 kios yang dibuka, semuanya termasuk toko yang didepan. Namun semakin ke sini dan hingga sekarang hampir semua kios tidak ada yang buka, itu dikarenakan sepi, " katanya.
Sementara pedagang yang bertahan adalah makanan atupun kuliner, namun demikian tidak semuanya buka.
"Sampai sekarang hanya kuliner saja yang aktif. Kulinerpun buka hanya sampai sore hari, karena diarea sekitar masih minum penentangan terutama area parkir. Padahal apabila area parkir terang pastinya ada pengunjung yang datang," lanjutnya.
Sebetulnya para pedagang ingin tetap bertahan untuk jualan, dari produknya masing masing. Namun dikarenakan berjalanya waktu modal berkurang terutama untuk operasional maka pada tutup.
"Sebenarnya mereka (Pedagang)buka terus, akantetapi dikarenakan tidak ada pembeli sehingga membuang biaya, terus tidak ada pemasukan akhirnya habis modalnya," keluh Amrullah.
Diakui bahwa UMKM Center Wonopringgo sebenarnya bisa menjadi kebanggaan warga Kabupaten Pekalongan. Karena UMKM center tersebut merupakan tempat untuk mempromosikan produk hasil warga lokal sehingga bisa dikenal oleh masyarakat luas.
Diberitakan sebelumnya, Imbas pandemi Covid-19, cukup berdampak bagi pelaku UMKM Penjualan di UKMK Center Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan sepi pengunjung. Untuk itu guna mencarikan solusi dalam meningkatkan pengunjung, digelar Dialog UMKM yang solutif dan inovatif di Aula setempat, Kamis (25/03/2021). (Yon)