Strategi hedging dengan aset yang berlawanan yakni dengan melakukan pembelian aset yang berlawanan dengan posisi investasi utama, seperti membeli saham jika memiliki obligasi.
2. Membeli Aset yang Tidak Berkorelasi
Strategi hedging dengan aset yang berlawanan yakni dengan membeli aset yang tidak berkorelasi dengan posisi investasi utama, seperti membeli komoditas jika memiliki saham.
Strategi ini dipakai ketika salah satu dari aset yang kita miliki mengalami penurunan masih bisa diimbangi dengan penjualan atau laba dari aset yang lainnya yang Anda miliki.
BACA JUGA:Jangan Salah, Ini Jenis Kelebihan dan Kekurangan Analisis Analitik di Trading Saham!
BACA JUGA:Faktor Pengaruh Pasar Saham dan Sektor yang di Prediksi akan Naik Tahun 2025
Strategi Hedging dengan Teknikal
1. Menggunakan Stop Loss
Strategi hedging dengan teknikal menggunakan stop loss untuk membatasi kerugian jika harga investasi utama turun.
2. Menggunakan Take Profit
Strategi hedging dengan teknikal menggunakan take profit untuk membatasi keuntungan jika harga investasi utama naik.
Keuntungan Strategi Hedging
1. Mengurangi Risiko
Strategi hedging dapat mengurangi risiko kerugian investasi.
2. Meningkatkan Keuntungan
Strategi hedging dapat meningkatkan keuntungan investasi dengan mengurangi risiko dengan pembelian aset yang berbeda-beda yang satu turun yang satu tidak terpengaruh.
BACA JUGA:Kenali Kriteria Saham Perusahaan dengan Fundamental Perusahaan yang Bagus
BACA JUGA:Wajib Tahu! 3 Fenomena Saham Ini Pengaruhi IHSG – Santa Claus Rally Paling Konsisten?