iklan banner Honda atas

Disdikbud Batang Tekankan Penguatan Iman dan Penyesuaian KBM Selama Ramadan 2026

Disdikbud Batang Tekankan Penguatan Iman dan Penyesuaian KBM Selama Ramadan 2026

TINJAU - Kabid SD Disdikbud Batang saat meninjau pelaksanaan KBM di salah satu sekolah. -IST-

BATANG, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) selama Ramadan 1447 H/2026 M di Kabupaten Batang dipastikan tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian. Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Nurlaili Endahwati.

Endah menjelaskan, selama Ramadan pembelajaran tetap dilaksanakan dengan penyesuaian durasi dan muatan kegiatan agar tidak membebani peserta didik.

“Selama Ramadan, jam pelajaran dimulai pukul 07.30 WIB dengan alokasi waktu yang disesuaikan. Untuk jenjang SD, setiap jam pelajaran berlangsung 30 menit. Penyesuaian ini dilakukan agar anak-anak tetap bisa belajar dengan nyaman saat menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Selain penyesuaian waktu, KBM selama Ramadan juga diarahkan pada penguatan nilai keimanan, ketakwaan, serta pembiasaan ibadah. Sekolah didorong mengintegrasikan kegiatan religius dalam rutinitas pembelajaran.

“Kegiatan seperti salat Dzuhur berjamaah, tadarus Al-Qur’an, hingga pengajian singkat sebelum pelajaran dimulai bisa dilaksanakan. Namun durasinya tetap dibatasi agar tidak mengganggu jam belajar,” jelasnya.

BACA JUGA:Disdikbud Pekalongan Buka Data Nasib Guru Honorer, Tersisa 180 Orang Belum Beralih Status

BACA JUGA:Disdikbud Batang Dorong Seni Tari dan Wayang Tetap Hidup di Tengah Transformasi Industrialisasi Batang

Endah menegaskan, sekolah tidak diperkenankan menggelar kegiatan Ramadan pada malam hari, seperti buka puasa bersama yang dilanjutkan tarawih atau sahur bersama, demi menjaga kondisi fisik peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, sekolah juga diminta mengurangi intensitas aktivitas fisik, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Guru didorong lebih mengedepankan asesmen formatif guna memantau perkembangan belajar siswa selama Ramadan.

“Kami juga mengingatkan agar pembelajaran tidak memberatkan siswa dengan PR berlebihan atau tugas yang menuntut penggunaan gawai dan internet secara intensif,” tegasnya.

Pada awal Ramadan, peserta didik dijadwalkan melaksanakan pembelajaran mandiri selama empat hari, yakni 18–21 Februari 2026. Selanjutnya, KBM tatap muka kembali berlangsung mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026.

Dengan penyesuaian tersebut, Disdikbud Batang berharap proses pendidikan selama Ramadan tetap berjalan efektif, sekaligus menjadi momentum pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual peserta didik. (Nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait