banner honda Juli 2026

Peringatan HANI, Ketua DPRD Batang Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Peringatan HANI, Ketua DPRD Batang Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Ketua DPRD Kabupaten Batang, Suudi.-Istimewa -

BATANG - Peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia (HANI) yang diperingati setiap 26 Juni menjadi momen strategis bagi seluruh komponen bangsa untuk memperkuat konsensus dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Ketua DPRD Kabupaten Batang, Suudi, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan bebas narkoba.

Dalam pernyataannya di Batang, Jumat (26/6), Suudi menyoroti kompleksitas ancaman narkoba yang kini menyasar lintas generasi dan profesi, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga masyarakat umum. Ia menilai penanggulangan persoalan ini membutuhkan sinergi multidimensi yang melibatkan pemerintah, aparat keamanan, institusi pendidikan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, keluarga, serta generasi muda.

"Peringatan HANI bukan sekadar agenda tahunan, melainkan pengingat kolektif bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab semua pihak. Tidak ada satupun institusi yang dapat menyelesaikan masalah ini secara mandiri," tegas Suudi.

BACA JUGA:Suudi Resmi Nahkodai PKB Kabupaten Batang, Tantangan Utama: Mempertahankan Status Partai Pemenang

BACA JUGA:Polres Batang Bongkar Jaringan Narkoba dan Obat Keras Ilegal, 5 Tersangka Diamankan

Politisi PKB itu mengungkapkan bahwa dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan psikis pengguna, tetapi juga memicu disintegrasi sosial seperti peningkatan angka kriminalitas, keretakan rumah tangga, penurunan produktivitas, hingga ancaman hilangnya potensi generasi penerus bangsa.

Untuk itu, ia mendorong penguatan pendidikan karakter, internalisasi nilai-nilai moral, serta penyediaan wadah aktivitas produktif bagi pemuda Kabupaten Batang agar terhindar dari pengaruh buruk lingkungan.

"Generasi muda adalah calon pemimpin masa depan. Mereka membutuhkan ruang berkembang melalui pendidikan, olahraga, seni, kegiatan keagamaan, dan organisasi. Kesibukan dalam aktivitas positif akan menjadi benteng yang kokoh menjauhkan mereka dari jerat narkoba," jelasnya.

Lebih lanjut, Suudi menyoroti peran strategis keluarga sebagai benteng utama pencegahan dini. Ia mengingatkan orang tua untuk membangun komunikasi terbuka dengan anak serta peka terhadap perubahan perilaku yang mengindikasikan penyalahgunaan narkotika.

"Keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama bagi anak. Kedekatan emosional antara orang tua dan anak menjadi kunci agar mereka tidak mudah terjerumus. Pengawasan yang dilandasi kasih sayang jauh lebih efektif daripada sekadar larangan," ujarnya.

Apresiasi untuk Aparat Penegak Hukum

Suudi memberikan apresiasi kepada jajaran penegak hukum, Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan yang secara konsisten melakukan pemberantasan jaringan peredaran serta edukasi publik.

Menurutnya, upaya penindakan harus selaras dengan kampanye pencegahan yang menyasar sekolah, kampus, lingkungan kerja, perdesaan, hingga komunitas akar rumput melalui sosialisasi berkelanjutan.

"DPRD Kabupaten Batang mendukung penuh program perlindungan masyarakat dari ancaman narkoba. Kami juga siap mendorong kebijakan yang memperkuat pencegahan, rehabilitasi bagi korban, dan pengawasan peredaran narkotika," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait