Dirgahayu Batang Atas
iklan banner Honda atas

Antisipasi Gagal Panen, Batang Siagakan 2 Ton Beras

Antisipasi Gagal Panen, Batang Siagakan 2 Ton Beras

PENJELASAN - Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Subiyanto memberikan penjelasan soal rencana menyiagakan 2 ribu ton beras impor.-Dhia Thufail-

Adapun disebutkan Subiyanto, stok beras sendiri di gudang Bulog sebelumnya masih tersedia 40 ton, yang sekarang ini digunakan untuk program stabilisasi harga di sejumlah pasar daerah Batang.

 

“Kami bersama Bulog masih rutin menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga beras, yang sebelumnya naik diangka Rp12 ribu per kilogram, kini berangsur turun di angka Rp9.450 per kilogram. Kegaiatan ini masih akan kami gelar sampai nanti hari raya Idul Fitri,” katanya.

 

Dijelaskan dia, operasi pasar rutin digelar Disperindagkop dan UKM bersama Bulog di 15 kecamatan Kabupaten Batang. Di mana pada operasi pasar ini beras medium dipatok dengan harga Rp8.600 per kilogram.

 

“Sedangkan untuk program stabilisasi harga, kami menyasar para pedagang di empat pasar besar di Batang, yakni di Pasar Batang, Bandar, Limpung, dan Bawang. Kami beri harga per kilonya Rp9.450. Kalau mereka (perkumpulan pedagang) ambil sendiri di gudang Bulog, bisa dapat harga Rp8.300 per kilonya,” tandas Subiyanto. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait