Simulasi Angsuran KUR BSI, Hitung Dulu Sebelum Ajukan!
Simulasi Angsuran KUR BSI Hitung Dulu Sebelum Ajukan!-freepik.com-
RADARPEKALONGAN.CO.ID - Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana menghitung angsuran KUR BSI, jenis pinjaman yang tersedia, serta tips memilih plafon dan tenor yang sesuai dengan kemampuan usaha.
Pelaku UMKM di Indonesia semakin dimudahkan dalam mengakses pembiayaan berkat program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Salah satu bank penyalur KUR berbasis syariah yang makin diminati adalah Bank Syariah Indonesia (BSI).
Dengan margin ringan dan tenor fleksibel, program ini sangat membantu usaha kecil yang ingin naik kelas.
Namun, sebelum mengajukan, penting untuk memahami bagaimana simulasi angsuran KUR BSI agar bisa merencanakan keuangan usaha dengan baik.
BACA JUGA:Plafon KUR BSI: Mulai Rp 10 Juta Hingga Rp 500 Juta, Mana yang Cocok Untuk Bisnismu?
BACA JUGA:Apa Saja Syarat Pengajuan KUR BSI Biar Bisa Cair Sampai Rp 100 Juta? Yuk Simak!
Sekilas Tentang KUR BSI
KUR BSI merupakan program pembiayaan syariah dari pemerintah yang disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia. Produk ini menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar bisa mengembangkan usahanya tanpa terbebani bunga tinggi.
Berbeda dengan bank konvensional, KUR BSI menggunakan sistem margin tetap, bukan bunga. Dengan demikian, cicilan tiap bulan bersifat flat dan tidak berubah-ubah.
Komponen dalam Simulasi Angsuran KUR BSI
Sebelum masuk ke simulasi angka, berikut komponen utama dalam menghitung cicilan:
1. Plafon Pinjaman: Jumlah dana yang diajukan, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 500 juta.
2. Margin (Bunga Setara): 6% per tahun (setara dengan KUR konvensional).
3. Tenor: Jangka waktu pelunasan, mulai dari 12 bulan (1 tahun) hingga 60 bulan (5 tahun).
4. Jenis Pembiayaan:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
