Polres Pekalongan Dalami Robohnya Atap SMAN 1 Wiradesa
Polres Pekalongan tengah mendalami kejadian ambrolnya atap ruang kelas di SMAN 1 Wiradesa.-Hadi Waluyo-
Kapolsek Wiradesa AKP Maman Sugiarto, Selasa (30/12/2025), mengatakan, pihak kepolisian mengetahui kejadian tersebut dari media sosial. Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, diketahui atap roboh terjadi pada siang hari, bukan malam hari seperti yang sempat beredar.
Pihaknya bersama anggota mendatangi lokasi kejadian pada malam hari, sekitar pukul 22.30 WIB, untuk melakukan pengecekan awal dan mengumpulkan keterangan.
"Bangunan yang roboh adalah bagian atap lantai dua gedung kelas baru di sisi utara sekolah yang masih dalam proses pengerjaan. Luas yang terdampak kurang lebih dua ruang kelas dan setengah ruang kelas lagi," ujar AKP Maman.
Menurutnya, dari papan proyek yang terpasang, gedung tersebut merupakan proyek pembangunan ruang kelas baru dengan anggaran dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp3.490.580.000.
Proyek dikerjakan oleh CV Tunjung Steel Construction asal Semarang dengan masa pelaksanaan selama 100 hari, terhitung sejak 10 September 2025 hingga Desember 2025, serta masa pemeliharaan selama 180 hari.
"Saat kejadian cuaca dalam kondisi cerah, sehingga faktor cuaca ekstrem dapat dipastikan tidak ada," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
